Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemahaman Siswa

Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman siswa. Pencapaian terhadap tujuan intruksional khusus (TIK) merupakan awal  dari suatu keberhasilan, karena pencapaian terhadap tujuan intruksional khusus (TIK), berarti seorang siswa telah mengalami frase pemahaman pada materi yang diberikan guru, sekaligus akan mencapai suatu keberhasilan dalam belajar melalui tes-tes yang di adalan lembaga sekolah.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman sekaligus keberhasilan belajar siswa di tinjau dari segi kemampuan pendidikan adalah sebagai berikut:
Tujuan
Tujuan adalah pedoman sekaligus sebagai sasaran yang akan di capai dalam kegiatan belajar mengajar. Perumusan tujuan akan mempengaruhi juga kepada kegiatan pengajaran yang di lakukan oleh guru sekaligus mempengaruhi kegiatan belajar siswa.Dalam hal ini tujuan yang dimaksud adalah pembuatan tujuan intruksional khusus (TIK) oleh guru yang berpedoman pada tujuan intruksional umum (TIU).
Penulisan tujuan intruksional khusus (TIK) ini dinilai sangat penting dalam proses belajar mengajar, dengan alasan:
  1. Membatasi tugas dan menghilangkan segala kekaburan dan kesulitan di dalam pembelajaran.
  2. Menjamin dilaksanakanya proses pengukuran dan penilaian yang
  3. Tepat dalam menetapkan kualitas dan efektifitas pengalaman belajar siswa.
  4. Dapat membantu guru dalam menentukan strategi yang optimal untuk keberhasilan belajar.
  5. Berfungsi sebagai rangkuman pelajaran yang akan diberikan sekaligus pedoman awal dalam belajar.
Guru
Guru adalah tenaga pendidik yang memberikan sejumlah ilmu pengetahuan pada anak didik disekolah. Guru adalah orang yang berpengalaman dalam bidang profesinya. Di dalam satu kelas anak didik satu berbeda dengan lainya nantinya akan mempengaruhi pula dalam keberhasilan belajar. Dalam keadaan yang demikian ini seorang guru di tuntut untuk memberikan suatu pendekatan atau belajar yang sesuai dengan keadaan anak didik, sehingga akan tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Anak didik
Anak didik adalah orang yang dengan sengaja datang ke sekolah. Maksudnya dalah anak didik disini tidak terbatas oleh usia, baik usia muda, usia tua atau telah lanjut usia. Anak didik yang berkumpul disekolah, mempunyai bermacam-macam karakteristik kepribadian, sehingga daya serap (pemahaman) siswa yang dapat juga berbeda-beda dalam setiap bahan pelajran yang di berikan oleh guru, dan oleh karena itu, di kenallah adanya tingkat keberhasilan yaitu tingkat maximal, optimal, minimal dan kurang untuk setiap bahan yang di kuasai anak didik.
Dengan demikian dapat diketahui bahwa anak didik adalah unsur manusiawi yang mempengaruhi kegiatan belajar mengajar sekaligus hasil belajar yaitu pemahaman siswa.
Kegiatan pengajaran
Kegiatan pengajaran adalah proses terjadinya interaksi antara guru dengan anak didik dalm kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pengajran ini, meliputi bagaimana guru menciptakan metode dan media pembelajaran serta evaluasi pengajaran. Dimana hal-hal tersebut jika di pilih dan digunakan secara tepat, maka akan mempengaruhi keberhasilan proses belajar mengajar.
Suasana evaluasi
Keadaan kelas yang tenang, aman disiplin adalah juga mempengaruhi terhadap tingkat pemahaman siswa pada materi (soal) ujian berarti pula mempengaruhi terhadap jawaban yang diberikan siswa jika tingkat pemahaman siswa tinggi, maka tingkat keberhasilan proses belajar mengajar pun akan tercapai.
Bahan dan alat evaluasi
Bahan dan alat evaluasi adalah suatu bahan yang terdapat di dalam kurikulum yang sudah di pelajari siswa dalam rangka ulangan (evaluasi). Alat evaluasi meliputi cara-cara dalam menyajikan bahan evaluasi di antaranya dalah: benar-salah (true-false), pilihan ganda (multiple-choice), menjodohkan (matching), melengkapi (completation), dan essay. Yang mana guru dalam menggunakanya, tidak hanya satu alat evaluasi tetapi menggabungkan lebih dari satu alat evaluasi. Hal ini untuk melengkapi kekurangan-kekurangan dari setiap alat evaluasi.Penguasaan secara penuh (pemahaman) siswa tergantung pula pada bahan evaluasi yang di berikan guru kepada siswa, hal ini berarti jika siswa telah mampu mengerjakan atau menjawab bahan evaluasi dengan baik, maka siswa dapat di katakana paham terhadap materi yang di berikan waktu lalu.
Faktor lain yang mempengaruhi pemahaman atau keberhasilan belajar siswa adalah sebagai berikut:
Faktor internal (dari diri sendiri)
  1. Faktor jasmaniah (fisiologi) meliputi: keadaan panca indera yang sehat tidak mengalami cacat (gangguan) tubuh, sakit atau perkembangan yang tidak sempurna.
  2. Faktor psikologis, meliputi: keintelektualan (kecerdasan) minat, bakat, dan potensi prestasi yang di miliki.
  3. Faktor pematangan fisik atau psikis.
Faktor eksternal (dari luar diri)
  1. Faktor social meliputi: lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan kelompok, dan lingkungan masyarakat.
  2. Faktor budaya meliputi: adapt istiadat, ilmu pengetahuan teknologi, dan kesenian.
  3. Faktor lingkungan fisik meliputi: fasilitas rumah dan sekolah.
  4. Faktor lingkungan spiritual (keagamaan).
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar