Morfologi Nanas

Morfologi nanas terdiri dari beberapa bagian. Bagian-bagian  tanaman  nanas  antara  lain  adalah  daun,  batang, mahkota, tunas tangkai buah (slip), tunas yang muncul dari ketiak daun di batang (shoot), tunas yang muncul dari batang di bawah permukaan tanah (sucker), dan akar. Nanas  merupakan  tanaman  herbal  yang  dapat  hidup dalam  berbagai musim.  Tingginya  50-150  cm,  terdapat  tunas  merayap  pada  bagian pangkalnya. Daun berkumpul pada roset akar dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun bentuk pedang tebal, liat, panjang 80-120 cm, lebar 2-6 cm ujung lancip menyerupai duri, tepi berduri temple yang membengkok ke atas, sisi bawah bersisik putih berwarna hijau atau hijau kemerahan. Bunga majemuk tersusun dalam bulir yang sangat rapat, letaknya  terminal  dan  bertangkai  panjang.  Buahnya  bulat  panjang, berdaging  berwarna  hijau  jika  masak  warnanya  menjadi  kuning.  Buah nanas  rasanya  enak,  asam  sampai  manis.  Bijinya  kecil,  seringkali  tidak jadi.
Bagian-bagian morfologi nanas adalah sebagai berikut:
Daun
Munculnya  daun  yang  baru  rata-rata  satu  dalam  seminggu. Pada  mulanya  pertumbuhan  daun  lebat,  setelah  berapa  lama  menjadi cepat. Pada fase pertumbuhan vegetatif, panjang daun terus meningkat sampai  mencapai  maksimum  sejalan  dengan  bertambahnya  umur tanaman. Daun  tumbuh  dari  bagian  batang  dengan  susunan  spiral, menuju keatas dengan putaran ke kanan atau ke kiri. Lebar  daun  dapat  mencapai  6  cm, dan  panjang  mencapai 90 cm. Daun terpanjang umumnya terletak sedikit agak ke atas dari bagian tengah batang. Ujung daun memanjang dan runcing. Pemukaan daun berwarna hijau tua, sampai dengan merah tua bergaris atau coklat kemerahan. Sedangkan bagian bawah daun berwarna keperakan.
Batang
Batang  pendek  dan  tertutup  oleh  daun-daun  dan  akar.  Batang berbentuk  gada  panjang  berkisar  antara  20-30  cm.  Diameter  batang bawah berkisar antara 2-3,5 cm, dibagian atas antara 5,5-6,5 cm, dan dibagian puncak mengecil. Batang  beruas-ruas  pendek  yang  terlihat  bila  daun-daun dilepas.  Panjang  ruas  bervariasi  antara  1-10  mm. Ruas  yang  lebih panjang terletak di bagian tengah.
Akar
Akar  nanas  dapat  dibedakan  menjadi  akar  tanah  dan  akar samping,  dengan  sistem  perakaran  yang dangkal  dan  terbatas. Kedalaman  perakaran  pada  media  tumbuh  yang  baik  tidak  lebih dari  50  cm,  sedangkan  ditanah  biasa  jarang  mencapai  kedalaman 30 cm. Akar  tumbuh  dari  buku  batang,  kemudian  masuk  kedalam ruang antara batang dengan daun. Bentuk akar menjadi lebih pipih dan melingkar  (membelit  batang)  karena  akar  dalam  keadaan  terjepit. Akar-akar  cabang  tumbuh  setelah  akar  adventif  dapat  keluar  dari ruangan antara batang dan daun.
Bunga
Nanas  mempunyai  rangkaian  bunga  majemuk  pada  ujung batangnya.  Bunga  bersifat  hermaprodit  berjumlah  100-200,  masingmasing  berkedudukan  di  ketiak  daun  pelindung.  Jumlah  bunga membuka  setiap  hari,  berjumlah  5-10  kuntum.  Pertumbuhan  bunga dimulai  dari  bagian  dasar  menuju  bagian  atas  memakan  waktu 10-20 hari. Waktu dari tanam sampai bunga sekitar 6-16 bulan.
Buah
Buah  nanas  merupakan  buah  majemuk  yang  terbentuk  dari gabungan  100-200  bunga.  Buah  majemuk  umumnya  membentuk sebuah gada besar, bulat panjang atau bulat telur.
Tunas
Pada  tanaman  nanas  dikenal  tiga macam  tunas  yaitu  tangkai buah (slip), tunas yang muncul dari ketiak daun di batang (shoot), dan tunas  yang  muncul  dari  batang  di  bawah  permukaan  tanah  (sucker). Tunas-tunas tersebut dapat digunakan untuk perbanyakan tanaman.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar