Ciri-ciri Gay

Ciri-ciri gay dapat dilihat dari aspek kepribadian, interaksi sosial maupun dari gaya hidup (life style). Seorang gay dalam kehidupan sehari-hari adalah seorang yang normal, hanya mempunyai orientasi seksual yang berbeda, setidaknya ini menurut definisi yang diberikan oleh DSM-IV TR, yang merupakan rujukan dalam ilmu psikologi.
Dari gaya hidup seorag gay, dapat dilihat ciri khas yang ditunjukkannya seperti penggunaan assesories seperti anting, tindik dan lain-lain.
Secara umum, ciri-ciri gay yang dapat dilihat adalah sebagai berikut:
  1. Sebagian besar para gay secara fisik merupakan sosok-sosok pria dengan ketampanan diatas rata-rata pria pada umumnya, bahkan tampil cenderung macho dan gagah.
  2. Sebagian besar gay menandai dirinya dengan tindik pada bagian kuping “biasanya” yang sebelah kanan, namun sebagian lagi bahkan ada yang menindik kedua bagian kupingnya, oleh karena itu baiknya bagi pria yang berniat untuk melakukan tindik sebaiknya dipertimbangkan kembali agar jangan sampai salah memberikan simbol.
  3. Sebagian dari mereka cenderung menyukai memakai perhiasan seperti kalung (biasanya kalung emas baik kuning maupun emas putih) layaknya seorang lelaki metroseksual.
  4. Sebagian besar gay, secara sifat adalah jenis lelaki yang sopan santun, terkesan sangat rapi namun tetap menampilkan kesan feminisme dalam gerak-geriknya, tapi sebagian lagi sangat tidak kentara ketika berinteraksi.
  5. Sebagian besar gay, termasuk jenis pria-pria yang sensitif dan dalam kehidupan sehari-hari cukup supel dalam pergaulan, namun mereka sangat perfeksionis dalam bidangnya.
  6. Sebagian besar pria gay biasanya berkarier dibidang-bidang seperti artis, penyanyi, desainer, penata rambut bahkan para model, namun secara garis besarnya mereka pada umumnya bergiat dibidang yang membutuhkan detil dengan perasaaan dengan tingkat perfeksionisme yang tinggi.
Ciri-ciri gay diatas mungkin dengan mudah dijumpai disekitar kita, tetapi tidak semua orang yang termasuk ciri-ciri gay diatas secara mutlak di kelompokkan menjadi kaum gay. Membutuhkan penilaian khusus bahkan pengakuan yang bersangkutan, sehingga kita bisa memvonis seseorang, bahwa orang tersebut termasuk seorang gay atau tidak.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar