Home » » KELEBIHAN DAN KELEMAHAN TES BINET

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN TES BINET

Semua alat tes, memiliki kelebihan sekaligus kelemahan, termasuk alat tes Binet. Salah satu reaksi atas teori yang dikembangkan oleh Binet adalah bahwa aspek yang diukur dalam tes yang berbasis teori Binet itu terlalu umum. Seorang ahli psikologi dan psikometri, Charles Spearman mengemukakan bahwa inteligensi tidak hanya terdiri dari satu faktor yang umum saja (General factor), tetapi juga terdiri dari faktor-faktor yang lebih spesifik. Teori ini disebut teori dua faktor (Two Factor Theory of Intelligence). Alat tes yang kemudian dikembangkan menurut teori faktor ini adalah WAIS (Wechsler Adult Intelligence Scale) untuk orang dewasa, dan WISC (Wechsler Intelligence Scale for Children) untuk anak-anak.
Sejarah menuliskan bahwa Binet merupakan seorang pemancang tonggak awal perkembangan tes-tes inteligensi modern di seluruh dunia. Binet membuat alat yang dirancang untuk mengukur ketajaman bayangan ketahanan, kualitas perhatian, ingatan, kualitas penilaian moral dan estetika, serta kecakapan menemukan kesalahan logika serta memahami kalimat-kalimat yang termasuk dalam komponen-komponen umum berupa Arah, Adaptasi, dan Kritik dalam definisi inteligensi. Temuanya inilah yang menjadi dasar teori yang berkembang hingga menjadi faktor ganda.
Kelebihan alat tes Binet:
  • Dibuat berdasarkan teori kecerdasan modern
  • Mengukur beragam area kecerdasan
  • Dapat diaplikasikan pada rentang usia 2 tahun keatas. Mengukur secara objektif kemampuan pemahaman dan penalaran seorang anak
  • Reliabilitas dan validitas kuat
  • Tes inteligensi binet dilakukan berdasarkan basis individual. Peneliti dapat mengamati bagaimana minat dan perhatian murid secara detil
Adapun kelemahan alat tes Binet:
  • Aspek yang diukur dalam tes yang berbasis teori Binet itu terlalu umum
  • Tidak dapat mengukur kemampuan kreatif
  • Hanya ada satu skor IQ untuk menunjukkan kompleksitas fungsi kognitif
  • Terlalu menekankan pada tes verbal dan memori.
  • Bahwa kecerdasan ditentukan secara lahir dan tidak dapat diubah, hasil penelitian Buzan,machado; Bernard Devlin menyatakan selain gen yang bertanggung jawab, kecerdasan juga ditentukan oleh perawatan otak pra kelahiran, lingkungan, serta Pendidikan
  • Skala stanford-Binet dikenakan secara individual dan soal-soalnya diberikan secara lisan, dan akan menemui kendala bila dikenakan pada anak dengan gangguan atensi, karena ada beberapa instruksi yang tidak boleh diulang.
  • Biaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis
Referensi:
Anne Anastasi, Susana Urbina. (2007). Tes Psikologi edisi ketujuh. Jakarta : PT Indeks
Azwar, Saifuddin, 2006. Pengantar Psikologi Inteligensi. Edisi I, Cetakan V. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Gregory, Robert J. (2010). Tes Psikologi. Jakarta: Penerbit Erlangga
Jeanne Ellis Ormrod. (2008). Psikologi Pendidikan,edisi keenam: Erlangga
Saifuddin Azwar. (1996). Psikologi Inteligensi, edisi 1: Pustaka Pelajar
John W. Santrock. (2011) Psikologi Pendidikan, edisi kedua: Kencana predia media group
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2008. PSYCHOLOGYMANIA - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai