Home » , » ASPEK-ASPEK KEPRIBADIAN TES WARTEGG

ASPEK-ASPEK KEPRIBADIAN TES WARTEGG


Ada beberapa komponen-komponen/skema kepribadian yang dapat di gali dari seseorang dari tes Wartegg. Aspek-aspek kepribadian ini merupakan hasil sintesis dari beberapa aliran dan teori psikologi, terutama Psikologi Gestalt dan Psikoanalisis.
Aspek-aspek kepribadian itu adalah:
NATURE
Nature adalah segala sesuatu yang mengandung keaslian hidup.
  1. Animate : adalah manusia, binatang atau bagian daripadanya yang merupakan indikasi dari adanya integrasi dan penyesuaian diri dari S. Bagaimana hubungannya dengan dunia realitas, yaitu kemampuan untuk berpartisipasi dan mengidentifikasi diri. Animate ini merupakan tanda dari keadaan emosi yang sehat, adanya spontanitas dan fleksibilitas pada S. Bersifat sosial, serba bisa dan aktif. Bila menonjol Berarti S mudah bergaul dengan positif dan berhubungan dengan sesama manusia dan menggunakan emosi serta perasaan.
  2. Physiognami : adalah segala aspek yang menerangkan gambar orang, seperti umurnya, pekerjaan, penampilan, sifat, jenis kelamin, dsb. Petunjuk yang dapat dipercaya mengenai perasaan sekarang. Bila gambar lebih mudah atau lebih tua, berarti dia haus kebebasan, kekuasaan, perlindungan, pemeliharaan.
  3. Inanimate : adalah segala sesuatu yang termasuk alam, seperti tumbuh-tumbuhan, air, gunung, pemandangan dan sebagainya. Yang tergolong disini adalah mulai dari sehelai daun, setangkai bunga, sampai pada pohon dengan daun-daun dan batangnya, tanaman kebun, air, awan, dan pemandangan alam lainnya. Inanimate ini menyatakan sikap emosional terhadap realitas tapi penekanannya pada sensibilitas terhadap alam, lebih berhubungan dengan afektif yang ideal, diffusi, dan agak cenderung kepada pemikiran atau melamun.
  4. Atmosphere : adalah kualitas emosional yang secara tidak langsung terdapat dalam gambar alam, pemandangan dan lain-lain situasi yang bukan mengenai manusia (karakteristik alam). Merupakan indikasi dari emosi.
OBJEK
Yang dimaksud dengan objek disini adalah semua benda.
  1. Utility : Kemampuan tanggung jawab. Semua benda yang dapat digunakan, baik dari benda yang paling kecil dan sederhana seperti paku, jarum, kotak, alat-alat pertukangan, sampai benda-benda yang besar dan kompleks seperti jembatan, mesin, gedung, dll. Mengidentifikasi bahwa S seorang yang praktis dan konkrit.
  2. Ornamen : Semua objek yang konkrit yang digunakan sebagai hiasan, misalnya perhiasan, benda-benda hiasan untuk rumah, seperti bunga, lukisan dll. Ornamen ini merupakan indikasi dari emosi seseorang dan berorientasi pada realitas konkrit.
STYLE
Karakter yang terdapat dalam gambar utilitarian objek. Style ini memberikan karakteristik pada objek. Karakter yang diberikan style mungkin menampilkan objek menjadi dingin, kaku, dan praktis, atau bersifat kekotaan, atau aspek kebudayaan yang tampil dsb.
Style ini merupakan indikator dari emosi yang terkontrol dan stabil bahkan kaku (refined). Melalui utility objek, style menunjuk pada kecenderung intelektual.
MOVEMENT
Movement adalah gerakan yang terdiri dari:
  1. Gerakan non objektif: yang termasuk disini antara lain adalah garis yang melingkar yang membentuk suatu gerakan api, mempunyai arah tertentu atau struktur menuju ketitik tertentu.
  2. Gerakan kosmos: yaitu gambar awan, hujan, kilat, sinar matahari, api, asap, gunung meletus, pohon tertiup angin, kibaran bendera dsb.
  3. Gerakan mekanis: gerakan ini dapat implisit atau eksplisit: Implisit : gerakan yang jelas menunjukkan adanya gerakan seperti terlihat dari posisi objeknya, atau beberapa objek yang ada hubungan tertentu mempunyai arti. Eksplisit : gambar yang menunjukkan fungsi objek itu, misalnya asap lokomotif dsb.
  4. Gerakan manusiaImplisit : gambar yang menampilkan ide aktivitas social melalui objek dalam gambar. Eksplisit : gambar orang yang sedang melakukan sesuatu.
COVERAGE
Adalah penggunaan ruangan dalam menggambar
  1. Full : Bila 1/2 sampai 1/3 dari ruangan yang dipakai untuk menggambar, dikatakan bahwa Covering Moderate. Bila 3/4 di sebut Ample Covering, untuk menggambar ini diperlukan kemampuan menstruktur. Moderate Covering (1/3 - 1/2) : adalah bila disokong dengan variabel lain yang secara diagnostik baik, menunjukkan keseimbangan yang sehat antara dinamik dan kontrol. Moderate Covering ini terutama terdapat pada mereka yang produktifdan dapat membatasi ambisinya dengan realitas. Moderate Covering ini terutama terdapat pada orang yang setengah tua. Ample Covering (3/4) : Merupakan tanda dari vitalitas dan juga spontanitas. Bila tekanan garis kuat, maka dapat dianggap bahwa terdapat dorongan agresivitas dan kehangatan. Bila content animate nature, kombinasi demikian menujukkan bahwa ada kemampuan untuk menikmati hidup dan untuk berpartisipasi dalam kehidupan tersebut.
  2. Empty : Gambar hanya terdiri dari garis-garis luardari objek yang di gambar (outline). Empty drawing ini bisa meluas, dan biasanya dapat oleh mereka yang kurang hangat emosinya, kuran spontan, dan mereka biasanya teratur. Bila empty drawing ini muncul pada mereka yang masih muda, menunjukkan hambatan pada ambisidan imanjinasi. Bila penyelesaian stimulus baik, empty drawing ini mengimplikasikan kepada hal-hal esensial dan relevan serta berorientasi pada realitas. Bila penyelesaian stimulus buruk, dapat dikatakan bahwa hubungan realitas kurang dan emosinya miskin
  3. Expand (Aktivitas) : Gambar-gambar seperti pemandangan alam, pemandangan dalam sebuah kota, interior rumah, dsb. yang belum selesai (yang seharusnya bisa diselesaikan oleh Subjek), menujukkan kedaan santai dan tidak tegang.
  4. Constricted : Gambar kecil yang tidak sebanding dengan stimulus. Constricted ini merupakan indikasi adanya gangguan. Bila tekanan garis kuat, indikasinya adalah agresi yang ditekan, Bila tekanan lemah maka indikasinya adalah kemiskinan emosi dan anxiety. Gambar constriction yang strukurnya sangat ketat adalah kecenderungan neurotis.
ORGANIZATION
Yaitu usaha untuk mengolah struktur dari objek yang digambar. Organization mempunyai dua taraf pelaksanaan, yaitu taraf dua dimensi dan tiga dimensi. Pada taraf dua dimensi, termasuk gambar abstraction dan gambar objek yang menampilkan permukaan saja. Pada  gambar tiga dimensi yaitu gambar yang menggunakan perspektif. Organization ini mengindikasikan kemampuan analisa – sintesa yang logis dari si pembuat, kemampuannya untuk menggunakan prinsip-prinsip serta pengertian akan hubungan yang kompleks.
DETAIL
Yaitu bagian dari objek hidup atau benda dan bukan abstraction. Detail ini menunjuk aspek intelektual dari kepribadian serta totalitasnya. Fungsi dan jumlah detail baru dapat mengindikasikan sesuatu dari S kalau dilihat bersamaan dengan organization.
LINES (GARIS)
  1. Curved (Garis Lengkung): Merupakan indikasi dari hubungan S dengan dunia atau kehidupannya, yaitu emosi, fleksibilitas, kemampuan untuk menyesuaikan diri dan untuk identifikasi. Garis lengkung dengan form level tinggi, menunjukkan adanya keadaan emosi yang baik dan sifat yang tidak ruwet serta terdapat penyesuaian diri. Garis lengkung dengan form level rendah: Bila tekanan kuat, S kehidupan emosi berlebihan Bila tekanan luwes dan meluas, ada keterbukaan perasaan.
  2. Straight : Garis lurus yang dibuat seolah-olah dengan penggaris dan dapat pula kurang baik. Garis lurus ini banyak  terdapat pada mereka yang perhatian dan persepsinya tajam, fungsi rasional cukup dan waspada. Garis lurus ini sebagai indikasi dari integrasi kepribadian. Tidak adanya garis lurus atau dalam jumlah terlalu sedikit selalu menandakan bahwa kemampuan S terganggu dalam arti tiap ada tujuan, konsistensi atau kemampuan untuk menghadapi kesulitan dengan baik. Bila garis lurus terlalu banyak banyak hal ini menunjukkan bahwa S Kaku, Keras, atau kurang mampu mengadakan hubungan dengan lancar dan menyenangkan. Garis lurus dengan form level tinggi merupakan tanda dari kontrol yang konstruktif dan efesien. Mungkin ada kecenderungan akan kompulsi atau ketakutan. Bila garis lurus dominan dan pembuatannya sangat rapi, maka hal ini menandakan terdapatnya predisposisi kompulsi. Bila nature sedikit sekali maka hal ini menandakan ada kecenderungan neurotis. Garis lurus dengan form level rendah biasa terdapat pada mereka yang kasar, kurang berperasaan. Bila tekanan lemah, terdapat keterasingan dari hidup, kehangatan dan antusiasme kurang. Bila tekanan kuat maka sifat yang agresif dan dominansi yang mendasarinya.
  3. Strong : Adalah tekanan garis yang kuat. Ada vitalitas, emosional yang kuat. Bila form level tinggi, berarti efisien, inisiatif dan daya tahan tinggi. Bila form level sedang, berarti dinamis, percaya diri dan spontan, pergaulan sosial mudah. Bila form level rendah, berarti gangguan bertindak antara faktor dinamis dengan kurang kontrol situasi. 
  4. Soft : Adalah tekanan garis yang lemah, mengindikasin potensi yang kuat namun terkurung dan depresi yang kuat. Bila form level tinggi brarti integrasi secara antara factor visual dan motorik Bila form level rendah berarti tidak agresif, membosankan dan apatis.
FANTASY
Yaitu gambar yang merepresentasikan objek yang diambil dari dunia riil, tetapi dibuat sedemikian rupa sehingga merupakan khayalan. Hal ini bersifat negative.
  1. Fancy : gambar dibuat secara riang, seperti dari cerita dongeng, mitos, peri, dsb. Karakteristik gambar fancy menunjukkan hubungan antara S dengan realitas dan berpikir positif. Hal ini bersifat positif.
  2. Pantasm : ditandai oleh tidak riilnya gambar secara ekstrim dan aspek emosi yang ditampilkan adalah negatif. Gambar ini tidak realistis dan sama sekali tidak mengandung aspek kultural seperti pada gambar Fancy. Yang biasanya di buat adalah setan, jin, iblis, tragedi, kekacauan diri. Manusia dan binatang yang digambarkan tampak aneh, menakutkan dan mengerikan dan mudah dibedakan dari karikatur. Gambar ini dibuat oleh mereka yang mengalami gangguan kepribadian antara lain schizophrenia, mereka dengan gangguan penyesuain diri disertai anxiety, depresi, hostility, agresivitas, dll.
  3. Symbolism : merupakan gambar yang merepresentasikan nilai-nilai. Idea dan ideal yang tidak bersifat intelektual atau matematis, seperti yang tergolong abstraction. Menunjukkan sikap moril dan pandangan dalam problem manusia, misalnya sikap metafisik kuat atau daya pikir semu, senang meminjam pada orang lain, senang berfantasi.Gambar ini ditinjau dari dua sudut:   Jenis idea atau nilai yang diperlihatkan. Menunjuk pada orientasi filosofis dan moral S, kecenderungan-kecenderungan dan aspirasinya. Media yang digunakan, seperti objek, garis, bentuk. Menunjuk pada kemampuan intelektual serta kontrak dengan realitasnya.
ORIGINALITY (KEASLIAN)
Adalah gambar-gambar yang jarang terdapat. Syarat-syarat untuk dapat dikatakan sebagai gambar yang original: Gambar mempunyai makna, Stimulus drawing relation harus baik sekali. Originality ini menunjuk pada potensi intelek dan dicampur dengan emosi.
ABSTRACT
Adalah gambar yang terdiri dari garis-garis yang bersifat dekoratif. Abstraction ini baru berarti secara diagnostik jika semua atau hampir semua gambar abstraction. Indikasinya adalah bahwa orang tersebut terhambat integrasinya dalam dirinya kurang baik.
  1. Symetric : berupa pola-pola geometric yang beraturan, statis dan kaku. Gambar ini merupakan hasil dari kombinasi antara kegiatan emosional dan rasional. Yang emosional menghasilkan aspek estetik dan yang rasional menghasilkan aspek organisasi atau keteraturannya.
  2. Asymetrical : Terdiri dari permainan permainan garis-garis dan bentuk-bentuk yang dibuat secara orisinil dan bebas. Gambar asymmetric ini menunjukkan adanya gangguan emosional, yaitu S mempunyai  kecenderungan yang narsistik dan kurang adekuat. Tetapi berusaha menutupinya dengan sesuatu yang tampaknya khas dan pribadi. Mereka juga kurang rasional dan dipengaruhi oleh impuls-impulsnya.
  3. Technical : terdiri dari semua macam simbol intelektual, bentuk-bentuk geometris atau teknis misalnya angka, huruf, rumus, dll. Yang termasuk golongan ini adalah bentuk skematis yang terbentuk melalui pengulangan, melanjutkan atau menghubungkan stimulus, bentuk geometris yang elementer, angka dan huruf, tanda-tanda bentuk stereometri, simbol-simbol sistematik atau ilmiah, peta, blue print, dan bagan. Bila form level tinggi berarti orang itu berkuasa dan terarah pada emosi, bila rendah berarti integrasi terarah dan rasa kurang baik. Gambar teknikal ini menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya arti/factor emosional dan rasional dalam keperibadian. Dominasi dari teknikal menunjukkan pada dominansi dari rasio terhadap emosi.
CAREFULL
Yaitu kerapihan dari gambar: apakah lurus, lengkungan yang dibuat baik, sudut-sudut tepat, symmetric dan teratur.
Carefull ini mempunyai arti yang:
  • Pisitif, ketepatanj dapat dipercaya, hati-hatim rajin
  • Negatif, kompulsi, perfeksionis, tidak sabar, terlalu hati-hati
CASUAL
Cara menggambar yang rileks, tidak formil, dan kadang-kadang dengan style tertentu. Bila casuality nampak sedikit pada suatu set gambar, maka indikasinya adalah sikap yang spontan, rilaks, penyesuaian diri yang baik, dan toleransi. Kalau terlalu banyak, terutama pada mereka yang masih puber menunjukkan pada disiplin yang kurang baik, kurang berusaha untuk memenuhi tuntutan hidup atau keinginannya untuk kebebasan terlalu besar.
SHADING
Kesan gelap dan terang, kasar atau lembut (ditunjukkan dengan arsiran-arsiran, garis-garis atau coret-coretan).
  1. Light Shading : adalah shading yang lemah. Menunjuk kepada sensitivitas yang sentimental, romantis, atau idealistis (yang positif). Sedangkan yang negatif adalah adanya anxiety, depresi, atau kecenderungan untuk day dreaming/melamun.
  2. Dark Shading : adalah shading yang gelap. Adalah kemampuan untuk antusiasme dan aktivitas.
  3. Orientation : adalah gambar yang mempunyai kecenderungan untuk menghadap atau menunjuk ke atas, misalnya gambar asap, grafik, tangga, burung yang terbang, gambar sinar dari bawah memancar ke atas. Orientation ini menyatakan adanya dinamika yang kuat mengenai keberanian dan keyakinan, orang tersebut mempunyai sikap yang positif terhadap kehidupan dan mempunyai ambisi yang sehat.
CLOSURE
Melingkari stimulus dengan garis-garis. Merupakan indikasi dari kebutuhan untuk memusatkan perhatian, melindungi, atau menarik diri.
PART
Merupakan gambar dari bagian objek tertentu. Part ini digambar karena ruangan tidak cukup dan stimulusnya mempunyai ukuran yang cukup besar sehingga tidak mungkin untuk membuat objek selengkapnya. Part menggambarkan integrasi terganggu dari dorongan vital, emosional, dan rasional. Part ini sering digambar oleh pekerja  tangan yang tidak terdidik.
SCRIBBLING
Adalah gambar yang terdiri dari coretan atau bentuk yang tak menentu dan sebetulnya tidak menunjukkan apa-apa.
  1. Motor scribbling : Bila garis-garis coretan tajam, keras dan nampak kasar, maka Motor Scribbling ini merupakan hasil dari gerakan motoris yang tiba-tiba dan dilakukan dengan tegang, kontrol psikomotor buruk dan ada kecenderungan untuk meledak dengan kekerasan.
  2. Esthetic scribbling : Bila coretan halus, dan kadang tampak indah, esthetic Scrabbling ini terutama oleh mereka yang dipengaruhi oleh faktor imajinatif emosional yang agak tidak sesuai dengan realitas. Secara intelektual mereka mungkin pandai, tetapi intelektualitasnya diarahkan pada hal-hal yang esthetic teoritis, pada hal-hal yang umum dan konvensional dia tidak menghargai.
  3. Symbolic scribbling : Menampilkan keteraturan dan bentuk. Mempunyai makna yang sama dengan esthetic scribbling hanya sebagai tambahan ia mempunyai arti yang khas, tergantung dari:   Simbol yang bagaimana yang dibuat. Sampai sejauh mana objek yang disimbolisasikan dapat dikenali dalam scribbling itu. Persamaan yang erat antara objek dan gambar menunjukkan bahwa fungsi logika cukup baik tak terganggu. Semakin jauh perbedaan antara keduanya semakin besar pula gangguan fungsi logika dan realitasnya. Bila persamaan tidak ada maka gambar ini menunjukkan ke arah keadaan patologis, bukan berarti karena scribbling saja tapi karena content itu bersifat autistik. Scribbling ini merupakan salah satu reaksi yang agak atau sama sekali tidak mengindahkan stimulus, dan karena itu scribbling ini menunjuk kepada adanya gangguan atau sensibilitas.
DUPLICATION
Pengulangan dari gambar yang sama dibeberapa kotak atau pada semua kotak. Arti pengulangan ini secara diagnostic kurang baik:

  • Fungsi inteleknya berada pada taraf yang miskin
  • Tidak memiliki kelincahan dalam berpikir
  • Cenderung pada perseverasi
  • Tingkah lakunya submissive
  • Bila content gambar adalah abstraction, recurrence menunjukkan kemiskinan kehidupan emosi atau tanpa represi
  • Bila isi gambar adalah objek maka terdapat kecenderungan untuk fiksasi dan obsesi
REPETITION
Pengulangan yang kaki dari stimulus, tanpa variasi apa-apa. Arti dari pengulangan sama dengan pada duplication.
SCHEMATIC (BAGAN)
Bentuk yang terlalu sederhana dari nature. Gambar ini hanya merupakan garis-garis sederhana dan hanya merupakan sketsa saja. Schematisme ini menunjukkan kepada gangguan vital emosi S, sehingga biasanya memiliki kesulitan dalam hubungan interpersonal, sikap terhadap orang lain kurang hangat. Salah satu schematisme ini juga menunjuk kepada tidak adanya keterarahan dan sifat konkrit dalam hubungan sosial S, ada dendam, hostility terhadap manusia pada umumnya atau terhadap dirinya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2008. PSYCHOLOGYMANIA - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai