Spektroskopi Inframerah

Instrumen yang digunakan untuk mengukur resapan radiasi inframerah pada pelbagai panjang  gelombang absorpsi masing-masing gugus fungsi disebut Spektroskopi inframerah. Suatu spektrum inframerah ialah suatu grafik dari panjang gelombang  atau  frekuensi,  yang  secara  berkesinambungan berubah sepanjang suatu daerah sempit dari spektrum elektromagnetik, versus transmisi-persen (%T) atau absorbansi (A) (Fessenden, 1986). Spektroskopi inframerah digunakan untuk penentuan struktur,  khususnya senyawa organic dan juga analisis kuantitatif.
Spektrum inframerah memberikan puncak-puncak maksimal yang jelas sebaik puncak minimumnya (Khopkar, 2003). Identifikasi pita absorpsi khas  yang disebabkan oleh berbagai  gugus  fungsi  merupakan dasar penafsiran  spektrum  inframerah (Creswell, 2005).
Pancaran  inframerah  pada  umumnya mengacu  pada  bagian  spektrum elektromagnet  yang  terletak  di  antara  daerah  tampak  dan  daerah  gelombang mikro. Pancaran inframerah yang kerapatannya kurang daripada 100 cm-1 diserap oleh sebuah molekul organik dan diubah menjadi energi putaran molekul. Penyerapan ini tercatu dan dengan demikian spektrum rotasi molekul terdiri dari garis-garis yang tersendiri (Silverstein, 1981).
Spektrum inframerah dapat diperoleh dari gas, cairan atau padatan. Spektrum gas  atau  cairan  yang  mudah  menguap  dapat  diperoleh  dengan  memuaikan  cuplikan kedalam suatu sel yang telah dikosongkan. Teknik fase uap ini terbatas karena secara nisibi  sejumlah besar  senyawa  tidak  mempunyai  tekanan  uap  cukup  tinggi  agar menghasilkan spektrum yang dapat dimanfaatkan (Silverstein, 1981).
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar