Tumbuh Kembang Usia Sekolah

Tumbuh kembang usia sekolah merupakan masa tumbuh kembang yang sangat menentukan. Tumbuh kembang di usia ini ditandai dengan mulainya mengenyam pendidikan formal di sekolah. Tumbuh kembang usia sekolah dapat dilihat dari aspek motorik, emosional dan aspek fisik.
Motorik
Lebih mampu menggunakan otot-oto kasar daripada otot-otot halus . Misalnya lompat tali,batminton, bola volley,pada akhir masa sekolah motorik halus lebih berkurang, anak laki-laki lebih aktif daripada anak perempuan.
Perkembangan motorik kasar: 
  1. Pada usia 7-10 tahun aktifitas motorik kasar berada diabwah kendali ketrampilan kognitif dan kesadaran secara bertahap terjadi peningkatan irama, kehalusan dan keanggunan gerakan otot, mengalami minat dalam penyempurnaan fisik.Kekuatan daya ingat meningkat. 
  2. Pada usia 10-12 tahun terjadi peningkatan energy, peningaktan arah, dan kendali dalam kemampuan fisik.
Perkembangan motorik halus: 
  1. Terjadi peningkatan ketrampilan motork halus karena meningkatnya melinisasi system saraf. 
  2. Menunjukkan perbaikan keseimbangan dan koordisani mata dan tangan. 
  3. Dapat menulis daripada mengucapak kata-kata saat usia 8 tahun. 
  4. Menunjukan penigkatan kemampuan motorik halus sepeti usia dewasa saat usia 12 tahun. 
  5. Menujukkan peningkatan kemampuan untuk mengungkapkan secara individu dan ketrampilan khusus seperti menjahit membuat model dan bermain alat musik.
Sosial emosional
Mencari lingkungan yang lebih luas sehingga cenderung sering pergi dari rumahhanya untuk bermain dengan teman, saat ini sekolah sangat berperan untuk membentuk pribadi anak, di sekolah anak harus berinteraksi dengan orang lain selain keluarganya, sehingga peranan guru sangatlah besar.
Anak merasa nyaman bila bersama orang tua dan keluarga, meras lebih percaya diri, emosi berkurang dan lebih dapat melihat segala sesuatu secara realistik. Energinya banyak digunakan untuk mengeksplorais lingkungan dan keluarganya untuk meningkatkan hubungan interpersonal, untuk meningkatkan pemahamannya dan memuaskan keingintahuan tentang dunia. Pengaruh teman sebaya dapat mendorong mereka untuk lebih mandiri. Dorongan dari peer group memberikan rasa man pada mereka untuk mendukung perkembangan mandirinya.
Perbedaan jenis kelamin, kemaskulinan dan kefemininan mulai berperan dalam hubungan sosial. Anak laki-laki bermain dngan anak laki-laki . Anak perembpuan bermain dengan anak perempuan. Pada akhir usia sekolah perbedaan itu semakin nyata.
Pertumbuhan fisik
Petumbuhan fisik masa ini merupakan masa-masa yang sangat penting. Pertumbuhan tinggi badan +5 cm pertahun, tinggi badan rata-rata 116 cm-150 cm.Penambaha berat badan + 2 - 4 kg pertahun denga berat ata-rata 21-40 kg.Berat badan bertambah karena memanjangnya tulang dan terbentuknya jarigan otot. Mampu berdiri tegak dengan gerakan lebih sempurna.
Proporsi tubuh terlihat lebih langsing dan panjang karena pertumbuhan kaki da lengan lebih cepat dan lebih pajang daripada pertambahan panjang badan. Pajang badan aka lebi memanang pada usia 9 tahun. Lingkar pinggang akan tampak mengecl arena pertambahan tinggi.
Fungsi tubuh lebih baik dan lebih spesifik
Jaringan otot yang sudah terbetuk menguat tapi masih bias rusak jika overuse. Lingkar kepala mengecil sebagai indicator kematangan.
Perubahan facial: 
  1. Gigi susu mulai tanggal, memilki 10-11 gigi permanen pada usia 8 tahun dan kira-kira 26 gigi permane saat usia 12 tahun. 
  2. Pertumbuhan otak tengkorak lebih melambat. 
  3. Ugly Ducking Stage: gigi tampak terlalu besar bagi wajah.
Kematangan system: Gastrointestinal: 
  1. Jarang mengalami gangguan. 
  2. Dapat memepertahankan kadar gula denga baik. 
  3. Kapasitas lambung meningkat. Dan terjad retensi makanan lebih lama. 
  4. Eliminasi: Kapsitas vesica urinaria bertambah dan Jumlah produksi urine tergantunt pada suhu, kelemababan, dan intake cairan.
Kardiovaskuler: 
  1. Tumbuh paling lambat daripada organ yang lain sehingga apabila jika olah raga terlallu berat akan mengganggu pertumbuhan. 
  2. Imunitas:   Lebih baik dalam melokalisir infeksi dan memproduksi antigen dan antibody. 
  3. Muskloskeletal: Proses osifikasi terus terjadi tapi tidak diikuti dengan mineralisasi sehingga tulan menjadi rapuh (peka terhadap tekanan maupun tarikan ) untuk itu postur tubuh harus tetap dijaga : contoh tidak membawa beban terlalu berat, tdak memakai sepatu yang terlalu kecil, dan posisi duduk harus tegak.
Perkembangan Bahasa 
  1. Anak usia sekolah mulai menguasi berbagai ketrampilan linguistic. Anak usia SD mulai belajar tentang tata bahasa yang benar dan lebih kompleks sehingga mereka bisa membenarkan jika ada-ada hal-hal yang salah. Kemmampuan kata-kata juga dimiliki pada anak usia sekolah termasuk kata sifat, kata keterangan, kata penghhubung, kata depan dan kata abstrak. 
  2. Mempunyai kemampuan memakai kalimat majemuk dan gabungan. 
  3. Metlinguistik awareness :memiliki kemmapuan untuk berpikir tentang bahasa.dan berpendapat. 
  4. Mulai mengerti tentang perubahan makna dan bahasa/peribahasa.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar