Pengertian Turnover

Pengertian Turnover  menurut Mobley (1986) adalah penghentian keanggotaan dalam perusahaan oleh individu yang menerima upah moneter dari perusahaan. Sedangkan Mathis dan Jackson (2003) mengemukakan definisi turnover sebagai suatu proses dimana karyawan meninggalkan perusahaan dan posisi pekerjaan tersebut harus digantikan oleh orang lain. 
Menurut Jewell dan Siegall (1998) menyatakan turnover sebagai fungsi dari ketertarikan individu yang kuat terhadap berbagai alternatif pekerjaan lain di luar perusahaan atau sebagai “penarikan diri” dari pekerjaan yang sekarang yang tidak memuaskan dan penuh stress.
Menurut Bluedorn (dalam Jewell & Siegall, 1998) istilah turnover dalam kepustakaan industri dan perusahaan dibedakan secara umum dan khusus. Dalam pengertian umum turnover mengacu pada perubahan dalam keanggotaan dari perusahaan dimana posisi yang ditinggalkan oleh pemegang jabatan yang keluar dari perusahaan digantikan oleh pendatang baru.  Dalam pengertian khusus, turnover mengacu pada anggota perusahaan yang keluar.
Mobley (1986) mengemukakan beberapa hal yang perlu dipahami untuk menemukan definisi umum turnover, anatara lain:
  1. Turnover berfokus pada penghentian atau pemisahan diri karyawan dari perusahaan 
  2. Turnover berfokus pada karyawan, dalam arti mereka yang menerima upah dari perusahaan suatu kondisi yang menunjukkan keanggotaan dari perusahaan sebagai suatu kondisi yang menunjukkan keanggotaan karyawan dalam perusahaan 
  3. Definisi umum turnover dapat dipakai untuk berbagai tipe perusahaan dan pada berbagi macam tipe hubungan karyawan-perusahaan.
 Jadi dari beberapa Pengertian Turnover  tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa turnover sebagai berhentinya karyawan sebagai anggota dari suatu perusahaan baik itu atas kemauan sendiri ataupun keputusan dari perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar