Jenis-Jenis Kebijakan Dividen

Ada beberapa jenis-jenis kebijakan dividen secara tunai atau cash dividend yang diberikan oleh perusahaan kepada pemegang saham. Menurut Sartono (2000), jenis-jenis kebijakan dividen tersebut adalah sebagai berikut:
Pemberian dividen yang stabil
Perusahaan yang menganut kebijakan untuk membayarkan dividen per lembar saham dalam jumlah yang stabil cenderung untuk memiliki payout ratio yang rendah pada saat profit tinggi dan memiliki payout ratio yang tinggi pada saat profit mengalami penurunan.
Alasan untuk memberikan dividen yang stabil dengan cara membiarkan payout ratio berfluktuasi adalah agar harga saham pasar lebih tinggi, hal ini karena:
  1. Dividen yang berfluktuasi lebih beresiko dari pada dividen yang stabil, oleh karena itu tingkat discount rate yang lebih rendah akan diterapkan pada dividen yang stabil sehingga nilai saham lebih tinggi. 
  2. Pemegang saham yang mengharapkan pendapatan dari penerimaan dividen akan lebih suka untuk menerima dividen dalam jumlah yang stabil (dividen minimum). 
  3. Persyaratan listing surat berharga mensyaratkan dividen yang stabil dan tidak terputus.
Payout ratio yang konstan
Beberapa perusahaan memilih untuk mempertahankan persentase payout laba yang konstan. Dengan demikian apabila laba yang diperoleh berfluktuasi maka dividen yang dibayarkan juga berfluktuasi. Kebijakan ini cenderung tidak akan memaksimumkan nilai perusahaan.
Pembayaran dividen reguler yang rendah disertai pembayaran ekstra
Dengan dividen rendah tetapi teratur dibayar setiap periode, perushaan memberi investor pendapatan stabil yang dibutuhkan untuk membangun kepercayaan pada perusahaan dan jika pendapatan lebih tinggi dari biasanya pada periode tertentu perusahaan boleh membayar tambahan dividen, yang disebut dividen ekstra.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar