Gangguan pada Pernapasan Manusia

Gangguan pada pernapasan manusia merupakan gejala adanya gangguan yang bersifat klinis. Gangguan pada sistem pernapasan manusia ini akan menghambat fungsi fisiologis tubuh pada sistem pernapasan. Gangguan pada pernapasan manusia bisa disebabkan karena adanya benda-benda asing dalam sistem pernapasan atau adanya penyakit yang muncul pada saluran pernapasan.
Gangguan pada saluran pernafasan berdasarkan gejalanya, dibagi menjadi gejala yang bersifat lokal dan gejala yang bersifat umum.
GEJALA LOKAL
Batuk
Batuk merupakan gejala yang paling umum akibat penyakit pernafasan. Batuk bisa bersifat kering atau basah tergantung dari pada produksi sekrit.
Sesak
Keadaan ini merupakan akibat kurang lancarnya pemasukan udara saat inspirasi ataupun pengeluaran udara saat ekspirasi, yang disebabkan oleh adanya penyempitan ataupun penyumbatan pada tingkat bronkeolus/bronkus/trakea/larings.
Pengeluaran Dahak
Dahak orang dewasa normal membentuk sputum sekitar 100 ml per hari dalam saluran nafas, sedangkan dalam keadaan gangguan pernafasan sputum dihasilkan melebihi 100 ml per hari.
Batuk Darah
Adanya lesi saluran pernafasan dari hidung paru yang juga mengenai pembuluh darah.
Nyeri Dada
Nyeri dada terjadi dari berbagai penyebab, tetapi yang paling khas dari penyakit paru-paru adalah akibat radang pleura.
GEJALA UMUM
Gejala-gejala yang disebut di atas bersifat setempat. Beberapa penyakit memberi juga gejala umum, seperti suhu badan meninggi, pusing dan mabuk kepala, tidak suka makan, rasa lesu/lemah, keringat dingin dan sebagainya (Danosantoso, 1998). Masalah pernafasan pada pekerja di tempat pengolahan telah dikenal selama 2 dekade ini. Gejala-gejala dada akut seperti batuk, sesak, dada terasa berat dan iritasi saluran nafas atas muncul pada saat kerja biasa (Alsagaff, 2002).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar