Perilaku Homoseksual di Temukan pada Hewan

Bukti ilmiah menunjukkan bahwa perilaku homoseksual di temukan pada spesies hewan. Setidaknya, homoseksualitas ditemukan pada 500 spesies dari 1500 spesies binatang yang diobservasi. Binatang-binatang itu tak hanya menunjukkan kecenderungan untuk membentuk pasangan jantan-betina, namun juga jantan-jantan, dan betina-betina.
Bukti perilaku homoeksual pada hewan ini masih menimbulkan pertanyaan panjang, apakah karena pengaruh genetika atau pengaruh lingkungan. Pertanyaan ini pula yang masih di perdebatkan akan perilaku homoseksual pada manusia. Homoseksual pada manusia menurut kajian psikologi khususnya pada DSM-IV TR, bukan lagi merupakan sebuah gangguan, tetapi hanyalah merupakan salah satu bentuk varuasi seksual. Tetapi penerimaan terhadap kaum homoseksual masih menerima tantangan yang hangat dari kaum agama dan budaya yang tidak menerima perilaku tersebut.
Berikut ini Berikut ini beberapa spesies binatang kedapatan memiliki kecenderungan perilaku homoseksual.
Simpanse Bonobo
Dipandang sebagai spesies yang paling dekat dengan manusia, simpanse Bonobo termasuk binatang yang tak malu-malu dalam mencari kesenangan seks. Hampir semua simpanse jenis ini menunjukkan perilaku biseksual. Mereka sangat sering melakukan kopulasi (berhubungan seks) termasuk dengan sejenis, dan suka berteriak-teriak kesenangan saat melakukannya. Tercatat sekitar dua pertiga aktivitas homoseksual adalah sesama betina
Jerapah
Aktivitas homoseksual sering terlihat di antara jerapah jantan.Seringkali aktivitas ini dimulai dengan saling menempelkan leher mereka yang jenjang. Aktivitas sesama jenis ini bisa berlangsung hingga sejam. Menurut sebuah studi, setiap 20 jerapah jantan, setidaknya satu ekor jerapah melakukan aktivitas homoseks ini.
Lumba-lumba
Lumba-lumba hidung botol adalah jenis lumba-lumba yang paling sering dijumpai manusia. Lumba-lumba ini umumnya biseksual. Kegiatan homoseksual pada mamalia ini memiliki frekuensi yang berimbang dengan aktivitas heteroseksual mereka. Kegiatan homoseksual mereka meliputi oral seks, di mana lumba-luma yang satu menstimulasi lumba-lumba lainnya dengan moncongnya. Sementara, lumba-lumba jantan juga melakukan stimulasi dengan menggososkkan alat genitalnya ke tubuh jantan lainnya.
Bison
Lebih dari 55 persen aktivitas seks bison jantan muda adalah dengan sesama jenis. Aktivitas homoseksual ini disebabkan karena bison betina hanya melakukan hubungan dengan bison jantan, sekitar sekali setahun. Saat musim kawin bison jantan juga melakukan aktivitas seks dengan sesama jenis, beberapa kali sehari.
Paus Abu-abu
Interaksi homoseksual cukup banyak dijumpai pada paus abu-abu. Biasanya, paus abu-abu jantan berkelompok hingga lima ekor, lalu berenang berkelindan sambil menggosokkan perut mereka, agar genital mereka tersentuh satu sama lain.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar