Gangguan Pola Makan dan Citra Tubuh (Anorexia Nervosa)

Bagaimana anda memandang penampilan fisik anda saat ini? Apakah anda gemuk atau cukup langsing? Bagaimana persepsi anda terhadap penampilan anda sendiri? Jika anda adalah seseorang yang bertubuh langsing, atau jika penilaian orang anda cukup kurus, dan anda belum puas dengan penampilan langsing anda saat ini, awas anda mengalami gangguan anorexia nervosa.

Anorexia nervosa merupakan gangguan pola makan yang melibatkan keinginan luar biasa untuk memiliki tubuh yang langsing melalui kelaparan. Anorexia nervosa ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang. Pencitraan diri pada penderita anorexia nervosa dipengaruhi oleh bias kognitif (pola penyimpangan dalam menilai suatu situasi) dan memengaruhi cara seseorang dalam berpikir serta mengevaluasi tubuh dan makanannya. Anorexia nervosa merupakan sebuah penyakit kompleks yang melibatkan komponen psikologikal, sosiologikal, dan fisiologikal, pada penderitanya ditemukan peningkatan rasio enzim hati ALT dan GGT, hingga disfungsi hati akut pada tingkat lanjut.

Seseorang yang menderita anorexia nervosa disebut sebagai anoreksik atau (lebih tidak umum) anorektik. Istilah ini sering kali, namun tidak benar disingkat menjadi anorexia, yang berarti gejala medis kehilangan nafsu makan. Anorektik dapat juga menunjuk ke obat penahan nafsu.

Anorexia nervosa biasanya berawal pada masa-masa remaja awal hingga pertengahan, sering diikuti oleh episode diet dan beberapa jenis stress. Anorexia nervosa banyak dialami oleh model, artis, dan orang-orang yang over protektif tentang penampilan fisik mereka. Gangguan ini lebih sepuluh kali lebih mungkin diderita perempuan daripada laki-laki. Saat anorexia nervosa terjadi pada laki-laki, gejala dan ciri lain (misal citra tubuh yang menyesatkan dan konfik keluarga) biasanya mirip dengan yang dilaporkan oleh perempuan yang mengalami gangguan tersebut.

Anorexia nervosa merupakan gangguan serius yang dapat mengakibatkan kematian. Tiga ciri utama anorexia nervosa adalah sebagai berikut:
  • Berat badan Berat badan mereka kurang dari 85% dari apa yang dianggap normal bagi usia dan tinggi badan mereka (rumus Berat Badan yang ideal adalah “Tinggi Badan, kurang 100 plusminus 10%”). Contoh kasus menghitung berat badan ideal. Jika seseorang tingginya 170 cm, maka berat badannya yang ideal adalah 170 – 100 = 70. 70 x 10% = 7. Berarti berat badannya yang ideal bergerak antara 63 kg sampai 77 kg.
  • b. Mereka memiliki ketakutan yang amat sangat akan kelebihan berat badan. Rasa takut tidak berkurang dengan turunnya berat badan.
  • Mereka memiliki citra tubuh yang menyesatkan mengenai bentuk tubuh mereka. Bahkan saat mereka sangat kurus, mereka melihat diri mereka sendiri gemuk. Mereka biasanya sering menimbang berat badan, sering mengukur badan mereka, dan menatap dengan kritis pada diri mereka dicermin.

Budaya dan pekerjaan sangat mempengaruhi gangguan anorexia nervosa ini. Budaya yang mengganggap bahwa memiliki tubuh yang gemuk adalah tidak seksi, membuat seseorang akan berusaha terus agar mendapatkan tubuh yang ideal. Begitupun pekerjaan. Model, artis dan pekerjaan lainnya memilki berat badan standar yang ditetapkan, bahkan memiliki badan yang kurus dianggap sebagai sesuatu yang baik dan seksi.

Referensi:
Santrock, John .W. 2007. Perkembangan Anak, Jilid 1. Jakarta: Erlangga
http://id.wikipedia.org/wiki/Anoreksia_nervosa
Share on :


Related post:


0 komentar:

Posting Komentar