Home » » LANGKAH-LANGKAH WAWANCARA KLINIS

LANGKAH-LANGKAH WAWANCARA KLINIS

Ada beberapa teknik dan langkah-langkah yang bisa dijadikan panduan dalam melaksanakan wawancara Klinis. Langkah-langkah ini sangat berguna dalam proses wawancara klinis, menjadi pedoman bagi terapis.
Umum:
  • Membina hubungan baik (rapport) 
  • Mengisi data check list psikologi sesuai keperluan/kebutuhan klien/pasien
  • Menanyakan keperluan, permasalahan klien/pasien serta tujuannya
Khusus:
  • Psikolog menggali data lebih jauh/dalam dengan memperhatikan simtom/keluhan permasalahan yang ada pada diri klien/pasien
  • Dalam wanacara dilakukan observasi terhadap reaksi  jawaban dan kondisi fisk klien/pasien (rapi, bersih, perhatian pada dirinya, dingin, gelisah, cemas dsb.) 

Langkah-langkah dalam intervensi/terapi sebaik-nya psikolog melakukan:
  • Membina rapport yang baik , diawali dengan tegur sapa, pengelanan diri timbal baik, memberikan informasi yang jelas, obyektif, jujur dan realitis sehingga klien/pasien tidak timbul rasa cemas, prasangka sosial hilang, lebih toleran, mereima keadaan dan memiliki apresiasi untuk bekerjasama dalam proses intervensi / terapi psikologis/konseling sehingga masalahnya atau gangguannya semakin berkurang /hilang / dapat diatasi.  

Dalam membina raport perlu menghilangkan prasangka sosial:
  • Sebelum kita kenal orang lain => Prasangka sosial (acuh, curiga), karena itu kita perlu tukar informasi (berkenalan dg jujur, obyektif, realistis), sehingga orang lain akan timbul toleransi (lebih lunak, ramah) dan akseptansi (mene-rima keberadaan kita), akhirnya timbul apresiasi (mau memberi kemudahan dan bekerja-sama dengan rela) sehingga apa yang akan kita lakukan bersama disetujui dan disepakati.

Catatan:
Dalam hubungan sosial, membanggun rapport pada dasarnya mengikuti pola berikut ini:
  1. Prasangka Sosial --- >>> Bila belum mengenal seseorang, yang paling pertama muncul adalah prasangka sosial.
  2. Informasi --- >>> Mendapatkan informasi (syarat rapport yang baik adalah jujur, objektif, realistis)
  3. Toleransi --- >>> Setelah mendapatkan informasi, maka toleransi wajib dibangun
  4. Akseptasi (acceptance) --- >>> Penerimaan keadaan orang lain
  5. Apresiasi --- >>> memberikan apresiasi akan membuat kerjasama mudah dibangun
Jadi seorang psikologi, harus membangun hubungan sosial diatas, untuk mendapatkan kerjasama dari klien/pasien, mulai dari menghilangkan prasangka sosial, memberikan informasi yang jujur, objektif, dan rasional, membangun toleransi, menerima keadaan pasien/klien, sehingga klien mau bekerjasama.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2008. PSYCHOLOGYMANIA - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai