Home » » HARAPAN REKRUTER PADA PENGEMBANG SITUS LOWONGAN KERJA

HARAPAN REKRUTER PADA PENGEMBANG SITUS LOWONGAN KERJA

Situs lowongan kerja saat ini memang sangat menjanjikan bagi pengembang aplikasi lowongan kerja. Bahkan situs-situs lowongan kerja ini menjamur, menawarkan jasa lowongan kerja, baik untuk bagi pencari kerja ataupun bagi rekruter di perusahaan. Bagi pencari kerja, tentu ini sangat membantu, karena selain gratis, juga sangat mudah bagi pencari kerja mengakses dan mendapatkan informasi lowongan kerja.
Lain halnya bagi rekrutmen di perusahaan, selain membutuhkan biaya untuk posting lowongan kerja, juga harus memperhatikan kualitas dari pelamar. Sehingga, dengan semakin banyaknya situs lowongan kerja, seorang rekruter harus pintar-pintar memilih situs-situs lowongan kerja yang mereka pakai. Karena bisa jadi dengan biaya yang mahal, tetapi kualitas dari pelamar tidak sesuai dengan harapan.
Bagi seorang rekruter, yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih situs lowongan kerja adalah:
  1. Biaya. Biaya pemasangan posting lowongan kerja inilah yang menjadikan situs lowongan kerja menjamur. Bayangkan saja, beberapa situs lowongan kerja, bisa meraup keuntungan milyaran dari biaya posting lowongan kerja ini. Bagi perusahaan, biaya menjadi pertimbangan dengan berbagai alasan. Biasanya biaya selalu di hubungkan dengan banyaknya pelamar, banyaknya posting, lama posting, dan kualitas pelamar yang masuk. Situs lowongan kerja yang bisa menjawab masalah ini, biasanya menjadi pilihan bagi rekruter diperusahaan.
  2. Pelamar sesuai kualifikasi. Ini adalah syarat yang paling penting bagi rekruter. Kuafikasi awal sesuai deskripsi yang dijelaskan pada posting lowongan kerja. Tetapi beberapa pelamar biasanya asal melamar, sehingga membuang waktu bagi rekruter untuk mereview lamaran yang tidak sesuai. Situs lowongan kerja yang dapat memfilter kualifikasi pelamar dan lowongan kerja yang tersedia, bisa menjadi nilai tambah.
  3. Situs mudah dioperasikan. Situs lowongan kerja yang mudah dioperasikan menjadi daya tarik bagi pelamar maupun rekruter. Face situs lowongan kerja yang didesain “ramah” akan mempermudah bagi pelamar dan rekruter.
  4. Terkoneksi dengan social media. Mungkin saat ini, yang paling penting bagi situs lowongan kerja adalah terkoneksi dengan social media. Pelamar yang sebagian besar pengguna social media, akan lebih mudah mengakses info lowongan kerja, jika situs lowongan kerja terkoneksi dengan social media.  Dengan terkoneksi dengan sosial media, akan mempengaruhi jumlah pelamar yang masuk. Demikian juga, akan mempermudah rekruter dalam berkomunikasi dengan pelamar.
  5. Jumlah pelamar banyak.  Jumlah pelamar disini yang dimaksud adalah jumlah pelamar yang sesuai kualifikasi. Situs lowongan kerja yang menawarkan pelamar banyak tetapi tidak sesuai kualifikasi, akan menjadikan rekruter seperti pemulung ditempat sampah, atau tim SAR yang mencari seseorang yang tersesat di tengah hutan belantara. Susah dan mubasir.
Kalau diurutkan pertimbangan diatas, maka yang paling penting adalah biaya, pelamar sesuai kualifikasi dan jumlahnya banyak. Jadi banyaknya pelamar adalah urutan akhir, yang paling penting adalah biaya dan kesesuaikan pelamar dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Jika pelamar banyak, tetapi kualifikasi tidak sesuai, akan membuang-buang waktu bagi rekruter mereview CV pelamar yang masuk.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © September 2008. PSYCHOLOGYMANIA - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai