Variabel Kepuasan Kerja

Ada beberapa variabel kepuasan kerja. Menurut A.A Anwar Prabu Mangkunegara (2004) varibel-variabel yang dapat menjadi alat ukur kepuasan kerja adalah sebagai berikut:
Tur Over
Kepusan kerja lebih tinggi dihubungkan dengan turn over karyawan yang rendah, sedangkan karyawan yang kurang puas biasanya turn overnya lebih tinggi.
Tingkat ketidakhadiran (absen) Kerja
Karyawan yang kurang puas cenderung tingkat kehadirannya (absen) tinggi, mereka sering tidak hadir dengan alas an yang tidak logis dan subjektif.
Umur
Ada kecenderungan karyawan yang lebih tua merasa puas dari pada karyawan yang lebih muda. Hal ini diasumsikan bahwa karyawan yang lebih tua berpengalaman menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaan. Sedangkan karyawan yang lebih muda biasanya mempunyai harapan yang ideal tentang dunia kerjanya, sehingga apabila antara harapan dan realita mengalami suatu kesenjangan maka dapat menyebabkan ketidak puasan.
Tingkat pekerjaan
Pegawai-pegawai yang menduduki tingkat pekerjaan yang lebih tinggi cenderung lebih puas dari pada pegawai yang menduduki tingkat pekerjaan yang lebih rendah. Pegawai-pegawai yang tingkat pekerjaannya lebih tinggi menunjukan kemampuan kerja yang baik dan aktif dalam mengemukakan ide-ide serta kratif dalam bekerja.
Ukuran organisasi perusahaan
Ukuran organisasi perusahaan dapat mempengaruhi kepuasan pegawai. Hal ini karena besar kecil suatu perusahaan berhubungan pula dengan koordinasi, komunikasi, dan partisipasi pegawai.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar