Pentingnya Disiplin Kerja

Pentingnya disiplin kerja pada sebuah manajemen sangat menentukan. Keteraturan adalah ciri  utama  organisasi dan  disiplin adalah  salah satu metode untuk memelihara keteraturan tersebut. Menurut Sutrisno (2010) tujuan utama disiplin adalah untuk meningkatkan efisiensi semaksimal mungkin dengan cara mencegah pemborosan waktu dan  energi.
Disiplin dibutuhkan untuk tujuan organisasi yang lebih jauh,  guna  menjaga  efisiensi  dengan  mencegah  dan mengoreksi  tindakan-tindakan  individu dalam  itikad  tidak  baiknya  terhadap kelompok.  Lebih  lanjut  Tohardi  dalam  Sutrisno  mengatakan  disiplin  berusaha untuk  melindungi  perilaku  yang  baik  dengan  menetapkan  respon  yang dikehendaki.
Disiplin  kerja  sangat  diperlukan  untuk  menunjang  kelancaran  segala aktivitas  organisasi  agar  tujuan  organisasi  dapat  dicapai  secara  maksimal. Kedisiplinan  dan  ketidakdisiplinan  dapat  menjadi  panutan  orang  lain.  Jika lingkungan  kerja  semuanya  disiplin,  maka  seorang  pegawai  akan  ikut  disiplin, tetapi jika lingkungan kerja organisasi tidak disiplin, maka seorang pegawai juga akan ikut tidak disiplin. Untuk itu sangat sulit bagi lingkungan kerja  yang tidak disiplin  tetapi  ingin  menerapkan  kedisiplinan  pegawai,  karena  lingkungan  kerja akan  menjadi  panutan  bagi para pegawai. 
Dari  beberapa  pendapat  di  atas  dapat disimpulkan  bahwa  disiplin  pegawai  adalah  perilaku  seseorang  yang  sesuai dengan  peraturan,  prosedur  kerja  yang  ada  atau  disiplin  pegawai  adalah  sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang sesuai peraturan organisasi baik tertulis maupun tidak tertulis.
Guru  yang  memiliki  disiplin  kerja  yang  tinggi  dengan  loyalitas  terhadap sekolah  merasa  berkewajiban dengan apa  yang  seharusnya  ia  berikan  kepada sekolah.  Oleh  karena  itu,  tingkah  laku  guru  didasari  pada  adanya  peraturan, prosedur  kerja  sebagai  bagian  dari  warga  sekolah  berkaitan  dengan  masalah moral, sikap  yang sesuai peraturan dari organisasi baik tertulis maupun yang tidak tertulis.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar