Gangguan Kepribadian Schizoid

Gangguan Kepribadian Schizoid (Schizoid Personality Disorder) adalah salah satu jenis gangguan kepribadian yang sering dijumpai. Individu dengan gangguan kepribadian schizoid, penderita gangguan ini biasanya menampilkan perilaku atau pola menarik diri dan biasanya telah berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Mereka merasa tidak nyaman berinteraksi dengan orang lain, cenderung introvert, dan afek mereka pun terbatas. Individu dengan gangguan ini seringkali dilihat oleh orang lain sebagai individu yang eksentrik, terkucil, dan penyendiri. Biasa dalam kebanyakkan kasus, individu dengan gangguan kepribadian schizoid biasanya memberikan tampilan bahwa mereka “dingin” dan penyendiri, Fausiah(2007).
Mereka pun sangat sedikit terlibat dengan kejadian sehari-hari dan tidak menaruh perhatian pada orang lain. Hal ini terjadi karena mereka memiliki kebutuhan yang sangat rendah untuk berhubungan secara emosional dengan orang lain. Penderita gangguan ini pun memiliki kecenderungan untuk hidup hanya dalam zona nyaman (comfort zone)bersama orang-orang tertentu. Awal munculnya gangguan ini biasanya timbul pada masa kanak-kanak awal dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama tetapi belum tentu seumur hidup mereka, simtom utama gangguan kepribadian schizoid ialah tidak tertarik kepada orang-orang lain atau hubungan sosial.
Orang yang mengalami gangguan kepribadian ini juga memperlihatkan emosi yang sangat sedikit, dan dengan demikian mereka kelihatannya menjauhkan diri, tanpa humor, emosinya tumpul, Semiun (2006).
Individu dengan gangguan ini memiliki kecenderungan menjadi penderita schizofrenia, namun tidak dapat dipastikan persentase kemungkinannya karena mereka tidak mengalami kehilangan kesadaran secara permanen. Penderita pada gangguan ini adalah orang yang menyendiri, tidak mampu memasuki hubungan-hubungan antar pribadi yang hangat. Mereka menghindari kontak langsung dengan kehidupan, dan mencari kompensasi dan kepuasan dalam fantasi-fantasi tentang kejayaan dan kekuasaan yang besar, Semiun (2006). Gangguan ini juga memiliki kemiripan dengan gangguan antisocial, namun bedanya pada penderita schizoid ia tidak menarik diri secara ekstrim dengan mengucilkan dirinya sama sekali dari lingkungannya.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar