Dinamika Kelompok Sosial Dalam Masyarakat Multikultural

Didalam dinamika kelompok sosial dalam masyarakat multikultural, kita menemukan perubahan-perubahan sistem dan struktur sosial dalam bermasyarakat. Dinamika sosial, dalam hal ini, berperan penting atas perubahan perubahan yang berlangsung terus-menerus ini. sebagaimana kita pahami, bahwa yang kita maknai dengan dinamika adalah proses yang bergerak terus, memperlihatkan ‘semangat’ yang tak mengenal lelah. Dinamika, sebagaimana di dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, karya Wahyu Untara, merupakan sinonim dari ghairah, semangat, gelora, atau gerak.
Dinamika kelompok sosial merupakan sebuah perubahan –perubahan yang berlangsung dan terjadi pada kelompok sosial masyarakaat yang memiliki kesadaran bersama, dan saling berinteraksinya mereka satu sama lain merupakan unsur-unsur pemicu dinamika dalam masyarakat ini.
Tidak bisa dipungkiri, masyarakat di negeri ini termasuk masyarakat yang multikultural, yaitu masyarakat yang memiliki beranega ragam budaya. Dalam keanekaragaman ini, gagasan kelompok sosial bukan hal yang aneh jika setiap  individu memiliki tujuan yang sama dalam mencapaat cita-cita.
Ada beberapa konsep yang bisa kita lihat mengenai dinamika kelompok sosial. Konsep tersebut yaitu:
Kohesi atau persatuan.
Merupakan proses pengelompokan intensitas anggota, nilai dalam kelompok dan sebagainya. Sebagai misal, pernikahan
Motif atau dorongan
Ini berkaitan dengan tujuan orientasi atau mempertahankan kesatuan sebuah kelompok. Misalnya, atas dasar persamaan ideologi atau paham, rasa cinta kebudayaan.
Struktur sosial
Misalnya, di sana ada pimpinan, wakil pimpinan, sekretaris, bendahara, anggota, dan lain-lain.
Pimpinan
Kepemimpinan dalam kelompok, contohnya bisa, berdasarkan keturunan, pemilihan, dan lain-lain.
Perkembangan kelompok
Perkembangan kelompok, dalam keluarga bisa kita misalnya dengan bertambahnya anak, terjadinya perceraian, menikahkan anak, dan lain-lain.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar