Pengertian Ruqyah

Pengertian ruqyah secara etimologi berasal dari bahasa Arab, Menurut akar katanya, ruqyah berasal dari kata ﻰﻗر،ﻰﻗﺮﻳ ،ﺔﻴﻗر  yang berarti mantra- mantra. Ada juga yang mengartikan ruqyah adalah jampi-jampi.  Secara terminologi ruqyah adalah jampi-jampi dengan menggunakan ayat-ayat al- Qur'an yang sering digunakan untuk menyembuhkan terhadap orang sakit baik karena penyakit fisik, psikis, maupun yang diduga karena gangguan jin atau juga untuk menghindarkan diri dari gangguan jin (marabahaya).
 Menurut Ibnu Tin, ruqyah adalah kalimat perlindungan atau asma Allah yang merupakan obat rohaniah. Kalau diucapkan melalui lisan orang saleh, niscaya akan mendatangkan kesembuhan dengan izin Allah. Sedangkan menurut Ibnu Mas’ud ruqyah adalah tindakan membaca mantera-mantera, dan tindakan tersebut diperbolehkan apabila tidak memiliki jejak syirik.
 Karenanya bacaan ruqyah harus jelas dan dapat didengar oleh orang-orang di sekelilingnya. Dalam pelaksanaan terapi ruqyah, peruqyah tidak boleh memenggal ayat-ayat al-Qur'an yang bisa merubah maksud dan makna daripada makna ayat tersebut. Selain itu peruqyah juga harus benar-benari menghayati ayat-ayat yang dibacanya dengan khusuk. Islam sebagai ajaran yang menyeluruh dan memenuhi keperluan semua manusia dalam segala aspek kehidupan, sangat penuh perhatian kepada masalah kesehatan baik kesehatan fisik ataupun rohani. Bangsa Arab mengenal ruqyah yang mereka ketahui dari Nabi Muhammad. Di sini ruqyah adalah do’a untuk kesembuhan suatu penyakit yang diderita seseorang. Sebagian dari mereka mengesahkan sejumlah mantera (ruqyah) dan menolak sejumlah lainnya.
Syekh ‘Abdurrahman al-Bana mengemukakan, bahwa pada awalnya ruqyah dilarang. Dan larangan tersebut ditujukan kepada orang-orang yang berkeyakinan tentang manfaat dan pengaruh kesembuhan itu berasal dari ruqyah serta ruqyah tersebut digunakan sebagai jampi-jampi yang tidak dikenal, tidak berbahasa Arab, dan tidak dipahami maknanya. Akan tetapi larangan tersebut kemudian dinaskh (dihapus) selama ruqyah itu sesuai syarat-syarat al-Qur’an dengan dzikir-dzikir yang dikenali, juga semua pengaruhnya semata-mata atas izin Allah.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar