Kandungan Susu Kambing

Kandungan susu kambing sangat kaya dengan gizi. Susu kambing merupakan cairan putih yang dihasilkan oleh ambing kambing (kelenjar mammae). Susu diproduksi oleh kambing betina setelah melahirkan atau disebut masa laktasi. Lama masa laktasi sekitar 7 bulan (Susanto dan Budiana, 2005). Salah satu kelebihan susu kambing adalah kandungan gizinya relatif lebih lengkap dan tinggi.
Susu kambing adalah susu yang diperoleh dengan  jalan pemerahan seekor kambing perah yang hasilnya berupa susu segar murni tanpa dicampur, dikurangi, atau ditambah sesuatu. Susu kambing murni rasanya enak, sedikit manis, berlemak dan kandungan gizi yang lebih unggul dibandingkan dengan susu sapi (Sarwono 2004). Di Australia susu kambing menjadi salah satu alternatif karena kemampuannya dapat menggantikan Air Susu Ibu (ASI). Keistimewaan lain yang dimiliki oleh susu kambing adalah kandungan protein serta lemak yang lebih mudah dicerna daripada susu  sapi.
Kandungan susu kambing secara lengkap sebagai berikut:
Kandungan gizi susu kambing per 100 gram
Gizi
Kandungan
Air
87g
Energi
68 kkal
Protein 3,5 g
3,5 g
Total lemak
4,1 g
Karbohidrat
4,4 g
Serat
0 g
Ampas
0.8 g
Mineral

Kalsium (Ca)
133 mg
Besi (Fe)
0,05 mg
Magnesium (Mg)
13,97 mg
Phospor (P)
110 mg
Potassium (K)
204 mg
Sodium (Na)
49 mg
Seng (Zn)
0,3 mg
Tembaga (Cu)
0,046 mg
Mangan (Mn)
0,018 mg
Vitamin 

Vitamin C
1,29 mg
Thiamin
0,048 mg
Riboflavin
0,138 mg
Niacin
0,277 mg
Asam pantotenat
0,310 mg
Folat
0,6 mg
Vitamin B12
0,065 mcg
Vitamin A
185 IU
Vitamin D
12 IU
Vitamin E
0,09 mg
Vitamin B6
0,046 mg
Lemak

Asam lemak jenuh, saturated
2,667 g
Asam lemak tak jenuh, monounsaturated
  1,109 g
Asam lemak tak jenuh, polyunsaturated
0,149 g
Kolesterol
11,4 g
Asam amino 

Triptofan
0,044 g
Treonin
0,163 g
Isoleusin
0,207 g
Leusin
0,314 g
Lisin
0,29 g
Methionin
 0,08 g
Fenilalanin
0,155 g
Valin
0,24 g





























(Susanto dan Budianto, 2005).
Susu kambing memiliki curd tension yang lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi perah Frisian Hollstein dan Jersey. Hal ini diduga sebagai penyebab mengapa daya cerna susu kambing lebih baik jika dibandingkan dengan susu sapi (Maheswari dan Ronny 2008).
Susu kambing memiliki kandungan asam kaproat, kaprilat, kapriat, dan laurat yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan susu sapi, sedangkan kandungan asam palmitat dan stearat susu kambing lebih rendah daripada susu sapi (Maheswari dan Ronny 2008).
Kandungan abu susu kambing berkisar antara 0. 7 – 0.85%. Susu kambing memiliki kandungan sodium (Na) yang lebih rendah, akan tetapi kandungan potasium (K) dan klorin (Cl) lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi. Kandungan zat besi (Fe) susu kambing bervariasi bergantung pada cara pemeliharaan dan pakan kambing. Konsentrasi trace element susu kambing pada umumnya hampir sama dengan susu sapi kecuali kandungan kobaltnya. Kandungan vitamin susu kambing hampir sama dengan susu sapi, kecuali vitamin B6, asam folat dan vitamin B12 yang lebih rendah jika dibandingkan dengan susu sapi (Fehr dan Sauvant 1980). 
loading...
Share on :


Related post:


1 komentar:

David mengatakan...

Thx Infonnya..
Jd nggak ragu buat mengkonsumsi susu kambing..
:)

Poskan Komentar