Jenis-jenis Tidur

Pada dasarnya, jenis-jenis tidur dapat di bagi menjadi dua macam, yaitu tidur REM (Rapid Eye Movement) yang sering disebut dengan tidur dengan gerak mata cepat dan tidur NREM (Non Rapid Eye Movement) atau tidur dengan gerak mata lambat (Kozier, 2003).
Tidur REM (Rapid Eye Movement) adalah tidur dengan gerakan mata cepat. Merupakan tidur dalam kondisi aktif atau tidur paradoksial yang biasanya ditandai dengan mimpi yang bermacam-macam, otot-otot kendor, kecepatan jantung dan pernafasan tidak teratur, biasanya lebih cepat, perubahan tekanan darah, gerakan otot tidak teratur, gerakan mata cepat, pembebasan steroid, sekresi lambung meningkat, dan ereksi penis pada pria (Priharjo, 2005).
Tidur NREM (Non Rapid Eye Movement) merupakan tidur yang nyaman dan biasa disebut tidur dengan gerakan mata lambat. Tanda-tanda tidur NREM adalah mimpi berkurang, keadaan istirahat, tekanan darah turun, kecepatan pernafasan turun, metabolisme turun, dan gerakan mata lambat.
Menurut Lumbantobing (2004), tidur NREM dibagi dalam 4 stadium, yaitu stadium atau tingkat pertama, tingkat kedua, tingkat ketiga,dan tingkat empat:
Stadium atau tingkat pertama biasa disebut dengan tidur ringan, dimana seseorang mengalami kesadaan mengantuk, waktu reaksi terhadap rangsang melambat dan intelektual menurun, tetapi orang tersebut tidak merasakannya. Saat di tempat tidur, seseorang dengan stadium pertama tidur ringan dan bergerak atau menggeliat ringan.
Sedangkan pada stadium atau tingkat kedua disebut dengan tidur konsolidasi (consolidated sleep). Seseorang yeng tidur pada tingkatan ini bila dibangunkan ia merasa memang benar-benar tidur. Biasanya, individu merasa cukup sadar atau siaga terhadap keadaan sekelilingnya, namun tidak menyadari seberapa jauh kesadarannya sudah menumpul.
Pada stadium ketiga dan keempat, seseorang mengalami tidur dalam atau tidur gelombang lambat, biasa disebut slow wave sleep (SWS). Merupakan tingkat tidur yang paling dalam, ditandai dengan immobilitas dan lebih sulit dibangunkan. Transisi dari stadium ketiga dan keempat ini biasanya sulit ditentukan.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar