PENDEKATAN ERGONOMI DALAM PERANCANGAN ALAT KERJA

Pendekatan Ergonomi dalam Perancangan Alat Kerja sangat penting. Secara ideal perancangan alat kerja haruslah disesuaikan dengan peranan dan fungsi pokok dari komponen-komponen sistem kerja yang terlibat yaitu manusia, mesin/peralatan dan lingkungan fisik kerja. Peranan manusia dalam hal ini akan didasarkan pada kemampuan dan keterbatasannya terutama yang berkaitan dengan aspek pengamatan, kognitif, fisik maupun psikologisnya. 
Demikian juga peranan atau fungsi mesin/peralatan seharusnya ikut menunjang manusia dalam melaksanakan tugas yang ditentukan. Mesin/peralatan kerja juga berfungsi menambah kemampuan manusia, tidak menimbulkan stres tambahan akibat beban kerja dan membantu melaksanakan tugas-tugas tertentu yang dibutuhkan tetapi berada diatas kapasitas atau kemampuan yang dimiliki manusia. 
Selanjutnya mengenai peranan dan fungsi dari lingkungan fisik kerja akan berkaitan dengan usaha untuk menciptakan kondisi-kondisi kerja yang akan menjamin manusia dan mesin agar dapat berfungsi pada kapasitas maksimalnya.
Berkaitan dengan perancangan areal/stasiun kerja, maka ada beberapa aspek ergonomis yang harus dipertimbangkan sebagai berikut:
  1. Sikap dan posisi kerja
  2. Anthropometri dan dimensi ruang kerja
  3. Kondisi lingkungan kerja
  4. Efisiensi ekonomi gerakan dan pengaturan fasilitas kerja
  5. Energi kerja yang dikonsumsikan
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar