MANFAAT MUSIK MOZART BAGI KESEHATAN BAYI PREMATUR

Manfaat Musik Klasik Mozart Bagi Kesehatan Bayi Prematur sangat besar. Menurut Standley (2010) dalam penelitiannya musik secara statistik signifikan dan penting secara klinis bagi kebaikan bayi-bayi prematur di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Penelitian dengan menggunakan lagu Lullabyditerapkan pada bayi-bayi prematur non-nutritive sucking dengan pola 2 menit keheningan dan 5 menit lagu sebagai latar belakang (contingent music). Penelitian ini telah membuktikan bahwa musik Mozart dapat menstimulasi otak kanan, meningkatkan kreatifitas berpikir, mengurangi aktifitas akibat stress dan tekanan, memelihara pikiran, tubuh dan jiwa, menstabilkan detak jantung, tekanan darah dan pernapasan, efektif meningkatkan berat badan bayi prematur, mengurangi lama rawat inap hingga 11 hari, meningkatkan kadar saturasi oksigen untuk jangka waktu yang sangat singkat.
Menurut Fajar (2011) dalam penelitiannya berjudul TheMozart effect for fetus (bayi di dalam kandungan), infant/newborn (bayi baru lahir), baby dan children antara lain untuk mengatur pergerakan alami tubuh, mengurangi stres dan membuat bayi lebih aktif, meningkatkan kestabilan emosional, menstimulasi gerakan tubuh, membuat menjadi lebih rileks.Penelitian tersebut menunjukkan bahwa musik klasik bisa menenangkan bayi yang terlahir prematur.Biasanya bayi prematur mengekspresikan nyeri dan rasa tidak nyaman melalui perbuatan dan mimik wajah, bahkan diekspresikan dengan detak jantung bertambah cepat, tetapi ketika mereka mendengar musik klasik sangat jelas sekali bisa diamati kelakuan bayi prematur dengan ekspresi wajah serta detak jantungnya kembali berjalan normal.
Menurut Lubetzky (2009) dalam penelitiannya musik yang dimainkan pada perangkat Corps Diplomatique (CD) mini pada volume 65 sampai 70 desibel (dB). Saat sebelum terapi dimulai sistem CD diatur sesuai dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) yang tidak melampaui volume 75 dB dan mempertahankan kebisingan di dekat telinga bayi <45 dB dan speaker ditempatkan didalam inkubator dengan jarak 30 cm dari telinga bayi.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar