Demokrasi dan PKS

Demokrasi itu seperti sampah dan lumpur busuk dan menjijikkan, ia menutup selokan membuat rusaknya pemandangan dan mengganggu penciuman. orang- orang Salafi/Wahabi, orang Hizbul Tahrir, dan para Sufi hanya berdiri dari atas melihat keselokan, lalu mereka berteriak,
"demokrasi busuk, kotor, najis dll." hanya berteriak tanpa mau membersihkan kotoran itu.
Tiba- tiba datanglah orang PKS yang dengan diam tanpa bicara banyak, mereka masuk keselokan itu, membersihkan sampah dan lumpur yang busuk itu dengan ikhlas tanpa dibantu oleh mereka yang hanya berteriak- teriak busuk.
ketika membersihkan, tentu saja tangan orang PKS terkena kotornya sampah, dan baju koko mereka yang putih tentu saja kecipratan lumpur busuk itu.
Ahh, sungguh memprihatinkan, orang-orang yang berteriak- teriak dari atas itu kini beralih jika tadi mereka mengutuk- ngutuk kotornya sampah dan najisnya lumpur. Skrang telunjuk mereka mengarah pada orang PKS yang dari tadi bekerja. Mereka mulai berteriak lagi,
"lihatlah, PKS gak bisa lagi jadi imam, kenapa? karna baju koko nya penuh lumpur"
"lihat tangan mereka menjijikkan kotor penuh sampah, kami tak ridho untuk menyentuh tangan penuh sampah itu."
mereka terus berteriak, disaat yang sama PKS terus membersihkan lumpur dan sampah. Ya, mereka terus bekerja tanpa ada yang membantu.
Saudaraku, demokrasi, sosialisme, dan berbagai sistem yang ada didunia saat ini memang jauh dari nilai-nilai islam. tapi mengutuk dan berteriak tanpa ada usaha untuk memperbaiki bukanlah tindakan bijaksana. PKS, seperti ucapan yang pernah disampaikan seorang pemikir islam dari Pakistan, Muhammad Iqbal. mereka adalah type orang yang lebih suka menghidupkan lilin dari pada mengutuk gelapnya malam. walaupun cahaya lilin itu lemah, dan banyak kekurangannya. Minimal mereka telah berusaha untuk menerangi ummat ini dengan cahaya nya dan membakar musuh-musuh islam dengan apinya yang kecil.
sekecil apapun usaha mereka, mari kita hargai itu. Bantu mereka memperbaiki ummat dan bangsa ini, minimal dengan doa- doa kita.

By: Rio Desra Domo-Copas status via fb
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar