Sebab Penyalahgunaan Narkoba


Sebab Penyalahgunaan Narkoba dapat dikenali. Narkoba adalah zat yang bermanfaat dan dibutuhkan bagi kepentingan umat manusia, terutama dari sisi ilmu pengetahuan dan medis. Disamping penggunaan secara legal bagi kepentingan ilmu pengetahuan dan pengobatan, narkotika juga banyak digunakan secara illegal. Dalam mengobati penyakit tertentu, seorang dokter kadang-kadang memang memberikan obat-obat seperti  heroin atau kokain. Tetapi apabila obat-obat tersebut digunakan untuk maksud lain, digunakan secara terus menerus atau berkesinambungan, kadang-kadang, secara berlebihan atau tidak menurut petunjuk dokter maka disebut penggunaan non medis atau penyalahgunaan obat.
Jika dilihat dari faktor pencetus terjadinya penyalahgunaan narkoba adalah:
  1. Rasa takut yang timbul karena ketidakmampuan dan kegagalan dalam berinteraksi dan bersaing dengan teman sekelompok yang lebih mapan.
  2. Intimidasi oleh teman kelompok sebaya dengan akibat yang bersangkutan menarik diri atau bersikap pasif agresif dan dalam subkultur penyalahgunaan narkotika sebagai jalan keluarnya.
  3. Penyangkalan akan ketidakmampuannya dengan jalan memperlihatkan agresif antisocial sebagai penjelmaan dari perilaku penyalahgunaan narkotika.
  4. Induksi dari teman kelompok penyalahgunaan narkotika untuk ikut dalam praktek penyalahgunaan narkotika.
  5. Kegagalan untuk mengukur kemampuan dirinya baik dalam bidang sosial, akademi, dan perikehidupan lain dengan kelompok yang tingkat kehidupan sosialnya lebih baik dan lebih tinggi dari dirinya.

Pada umumnya sebab yang melatarbelakangi penyalahgunaan narkoba antara lain:
  1. Untuk membuktikan keberanian dalam melakukan tindakan-tindakan yang berbahaya atau riskan, seperti ngebut dan berkelahi.
  2. Untuk melepaskan diri dari kesepian dan memperoleh pengalaman-pengalaman emosional.
  3. Untuk berusaha agar menemukan arti dalam hidup ini.
  4. Untuk berusaha mengisi kekosongan dan perasaan bosan karena kurang kesibukan.
  5. Untuk menghilangkan rasa frustasi dan kegelisahan yang disebabkan oleh suatu problem yang tidak bisa diatasi, dan jalan fikiran yang buntu.
  6. Untuk mengikuti kemauan kawan dan memupuk solidaritas dengan kawan karena didorong oleh rasa ingin tahu dan iseng.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar