Rasio Struktur Modal

Rasio struktur modal sangat penting. Di sisi lain smith, Skounsen, Stice dan Stice dalam bukunya Irham Fahmi (2011) menjelaskan tentang bentuk rumus struktur modal ini, yaitu: “Measures use of debt to finance operation” (Smith, Skounsen, Stice and Stice).
Debt to Equity Ratio = Total Liabilities / Stockholders’ Equity
Keterangan:
  • Total liabilities = Total utang
  • Stockholders’ equity = Modal sendiri
Debt to equity ratio  merupakan  keseluruhan total hutang baik hutang jangka panjang maupun jangka pendek dibandingkan dengan ekuitas. Debt to equity ratio  juga dapat berarti sebagai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban dalam membayar hutangnya dengan jaminan modal sendiri.  Investor cenderung lebih tertarik pada tingkat debt to euity ratio tertentu yang besarnya kurang dari satu, karena jika lebih besar dari satu menunjukkan risiko perusahaan yang lebih tinggi.
Menurut Kuswadi (2005) menyatakan bahwa Debt to Equity Ratio yang baik adalah  1:1,  besarnya hutang tidak melebihi besaran modal sendiri yang ada. Dan itu sangat aman apabila suatu saat perusahaan gagal bayar utang dari pendapatan yang dicapai maka modal dapat menutupinya.
Para kreditur lebih menyenangi rasio hutang yang rendah, karena semakin rendah rasio hutang semakin besar pula perlindungan yang diperoleh oleh para kreditur dalam keadaan likuidasi. Sebaliknya pemilik perusahaan lebih menyukai rasio yang tinggi dengan pertimbangan rasio yang tinggi dapat memperbesar tingkat keuntungan atau mungkin untuk menghindari penjualan saham karena penjualan saham akan menyebabkan berkurangnya kendali atas perusahaan.
Contoh perhitungan:
PT. Adaro pada tahun 2011 berdasarkan laporan keuangan yang sudah di audit memiliki total kewajiban sebesar Rp. 3.223.090,- dan total equity sebesar Rp. 2.435.871,- berdasarkan rumus di atas kita dapat menghitung Debt to Equity Ratio adalah sebagai berikut:
Debt to Equity Ratio = Rp. 3.223.090,- / Rp. 2.435.871,-= 1,32
Berdasarkan perhitungan di atas dapat menunjukan bahwa setiap satu rupiah hutang yang di keluarkan di tutup dengan 1,32 rupiah modal yang di miliki. Ini mengindikasikan total hutang lebih besar dari pada modal sendiri karena debt equity ratio lebih dari satu.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar