Perkembangan Biologi Sel

Perkembangan biologi sel tidak lepas dari penelitian dan penemuan baru di bidang seluler. Beberapa pemenang hadiah Nobel untuk bidang Biologi Sel serta bidang-bidang lain yang menunjang perkembangan biologi sel ditunjukkan pada tabel di bawah ini.

Tahun
N a  m a
Kontribusi
1906

K. Landstainer S. Ramon Y.
Mempelajari organisasi sistim saraf, khususnya struktur sel-sel saraf
1908
E. Metchnikoff
P. Ehrlick
Fagositosis bakteri selama infeksi, prosedur pewarnaan bakteri, & studi mengenai imunitas
1915
R. Wilstatter
Mempelajari klorofil dan pigmen-pigmen lain pada tumbuhan
1922
A.V. Hill
O. Mayerhoff
Metabolisme pada jaringan otot, hubungan antara metabolisme otot dengan asam laktat
1926
T. Svedberg
Sifat-sifat koloid, khususnya protein
1930
K. Landstainer
Pengelompokan darah pada ma- nusia dan mempelajari aglutinin seluler
1933
T.H. Morgan
Peranan kromosom dalam pewa-risan sifat-sifat menurun
1935
H. Spemann
Peranan organizer selama perkem-bangan telur
1936
H. Dale
O. Loewi
Mempelajari transmisi impuls-impuls saraf
1946
H.J. Miller
Mempelajari mutasi gen yang dihasilkan melalui penyinaran sinar X
1947
C.F. Cori
G.T. Cori
Mempelajari metabolisme glikogen
1948
A. Tisellius
Mempelajari sifat-sifat kimia protein, perkembangan elektro-poresis
1952
A. Morten
R. Synge
Perkembangan prosedur kroma-tografi untuk pemisahan substansi-substansi biologis
1953
H.A. Krebs
Mempelajari siklus asam trikar-boksilat atau siklus Krebs

F.A. Lipman
Mempelajari mengenai Koenzim A
1954
L. Pauling
Mempelajari ikatan kimia, khusus-nya mengenai ikatan peptida pada protein.
1958
G.W. Beadle
E.L. Tatum
J. Lederberg
Mempelajari mengenai organisasi dan aksi gen pada bakteri, konsep satu gen satu enzim

F. Sanger
Analisis struktur protein
1959
S. Ochoa
A. Kornberg
Mempelajari sintesis ARN dan AND
1961
M. Calvin
Mempelajari mengenai asimilasi CO2 pada tumbuhan; siklus Calvin
1962
J.D. Watson
F.H.C. Crick
M. Wilkins
Mempelajari mengenai struktur gen, model ADN  heliks ganda
1962
M.F. Perutz
J.C. Kendrew
Mempelajari mengenai struktur protein globular, khususnya miog-lobin dan hemoglobin
1963
J. Eccles
A. Hodgkins
A. Huxley
Peranan ion sodium dan potasium dalam penghantaran impuls saraf sepanjang membran sel saraf
1964
K. Bloch
E. Lynen
Mempelajari mengenai metabolis-me kolesterol dan asam-asam lemak
1965
F. Jacob
A. Lwoff
J. Monad
Menemukan gen-gen yang meng-atur aksi gen-gen lain; konsep operon
1969
M. Delbruch
H.D. Herskey
S.E. Luria
Mempelajari mengenai virus seba-gai vector penyakit
1970
L.F. Leloir
Mempelajari peranan gula nukleo-tida dalam sintesis karbohidrat

J. Axelrot
U. von Euler
B. Katz
Mempelajari mekanisme penyim-panan dan pelepasan neurohu-morf dalam transmisi impuls saraf
1971
E.A. Sutherland
Mekanisme aksi hormon; peranan Camp
1972
M. Edelman
R.R. Porter
Mempelajari mengenai immunoglobulin

C.B. Anfinsen
S. Moore
W.H. Stein
Mempelajari ribonuklease; kompo-sisi asam amino pada protein
1974
A. Claude
C. de Duve
G. Palade
Isolasi dan karakterisasi dari organel-organel sub seluler dan partikel-partikel lain.

H.O. Smith
D. Nathens
Engineering; menemukan enzim-enzim restriksi; dan membuat pemetaan urutan DNA

P. Mitchel
Mempelajari mengenai bioener-getika
1975
H. Temin
R. Dulbecco
D. Baltimore
Mempelajari mengenai interaksi virus tumor dan sel, menemukan reverse transcriptase
1980
P. Berg
F. Sanger
Mempelajari mengenai gen splicing; menentukan urutan-urutan nukleo-tida dari gen.

loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar