Pengertian Uang Fiat

Pengertian uang fiat adalah alat tukar yang tidak mempunyai nilai intrinsik. Nilai intrinsik adalah nilai yang berasal dari karakteristik fisik yang dimilikinya. Nilai nominal uang fiat ditentukan oleh produsennya yaitu Bank Sentral dan pemerintah. Sedangkan nilai yang sebenarnya tergantung dari total jumlah nominal uang yang tersedia untuk bertransaksi dan nilai riil barang dan jasa yang tersedia ditransaksikan dengan uang tersebut. Uang fiat biasanya berupa uang kertas dan uang koin logam.
Uang fiat adalah uang kertas atau pun uang logam yang tidak didukung dan tidak dapat dipertukarkan menjadi yang lainnya, tetapi masih sebagai mata uang yang sah.
Selain uang fiat yang mempunyai bentuk fisik, ada juga uang fiat yang tidak mempunyai bentuk fisik yaitu uang giral. Uang giral adalah uang yang diciptakan oleh bank sentral (uang primer) dan bank umum (uang sekunder). Contoh uang giral antara lain rekening giro atau tabungan yang dapat ditukarkan dengan uang fisik sewaktu –waktu dengan menggunakan cek.
Dijo (2010) menerangkan walaupun uang fiat tidak memiliki nilai intrinsik, ia mempunyai fungsi dan kekuatan sebagai alat tukar. Kekuatan dan fungsi tersebut berasal dari otoritas yang dimiliki oleh pemerintah yang dilekatkan kepada uang tersebut. Pemerintah menetapkan diri sebagai pemegang monopoli untuk memproduksi uang.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar