Pengertian Telur

Menurut Sudaryani (2003), pengertian telur adalah produk peternakan yang memberikan sumbangan terbesar bagi tercapainya kecukupan gizi masyarakat. Dari sebutir telur didapatkan gizi yang cukup sempurna karena mengandung zat–zat gizi yang sangat baik & mudah dicerna. Oleh karenanya telur merupakan bahan pangan yang sangat baik untuk anak–anak yang sedang tumbuh dan memerlukan protein dan mineral dalam jumlah banyak dan juga dianjurkan diberikan kepada orang yang sedang sakit untuk mempercepat proses kesembuhannya.
Menurut Rasyaf (1990), telur merupakan kumpulan makanan yang disediakan induk unggas untuk perkembangan embrio menjadi anak ayam didalam suatu wadah. Isi dari telur akan semakin habis begitu telur telah menetas. Telur tersusun oleh tiga bagian utama: yaitu kulit telur, bagian cairan bening, & bagian cairan yang bewarna kuning.
Menurut Sudaryani (2003), telur mempunyai kandungan protein tinggi dan mempunyai susunan protein yang lengkap, akan tetapi lemak yang terkandung didalamnya juga tinggi. Secara umum telur ayam & telur itik merupakan telur yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat karena mengandung gizi yang melimpah, telur sangat bagus dikonsumsi oleh anak–anak dalam masa pertumbuhan.
Komposisi sebutir telur terdiri dari 11% kulit telur, 58% putih telur, dan 31% kuning telur. Kandungan gizi sebutir telur ayam dengan berat 50 g terdiri dari protein 6,3 g, karbohidrat 0,6 g, lemak 5 g, vitamin (A, D, E, B1, B2, B6, dan B12), dan mineral (kalsium, fosfor, besi, magnesium, kalium, natrium, dan zink). Protein telur merupakan protein yang bermutu tinggi dan mudah dicerna karena sebagian besar asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia terdapat di dalam telur. Lemak pada telur terdiri dari trigliserida, fosfolipida, dan kolesterol. Fungsi gliserida dan fosfolipida umumnya menyediakan energi untuk aktivitas sehari-hari. Kolesterol digunakan untuk pembentukan garam empedu dan juga hormon seperti testosteron dan adrenalin (Panda, 1998).
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas telur, diantaranya perbedaan kelas, strain, famili, dan individu; kandungan zat gizi pakan ayam, penyakit, umur ayam dan suhu lingkungan (Sudaryani, 2003).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar