Pengertian Gizi Buruk


Pengertian Gizi buruk adalah kurang gizi yang disebabkan keran kekurangan asupan energi dan protein, juga mikro nutrient dalam jangka waktu lama. Anak disebut gizi buruk apabila berat badan dibanding umur tidak sesuai (selama tiga bulan berturut-turut tidak naik timbangannya) dan tidak disertai tanda-tanda bahaya.
Gizi buruk adalah bentuk terparah dari proses terjadinya kekurangan gizi menahun. Gizi buruk merupakan kondisi kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein (KEP) dalam makanan sehari hari.
Malnutrisi (gizi buruk) adalah suatu istilah umum yang merujuk pada kondisi medis yang disebabkan oleh diet yang tak tepat atau tak cukup. Walaupun seringkali disamakan dengan kurang gizi yang disebabkan oleh kurangnya konsumsi, buruknya absorpsi, atau kehilangan besar nutrisi atau gizi, istilah ini sebenarnya juga mencakup kelebihan gizi (overnutrition) yang disebabkan oleh makan berlebihan atau masuknya nutrien spesifik secara berlebihan ke dalam tubuh. Seorang akan mengalami malnutrisi jika tidak mengkonsumsi jumlah atau kualitas nutrien yang mencukupi untuk diet sehat selama suatu jangka waktu yang cukup lama. Malnutrisi yang berlangsung lama dapat mengakibatkan kelaparan, penyakit, dan infeksi.
Gizi buruk adalah keadaan kekurangan energi dan protein tingkat berat akibat kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi dan atau menderita sakit dalam waktu lama. Itu ditandai dengan status gizi sangat kurus (menurut BB terhadap TB) dan atau hasil pemeriksaan klinis menunjukkan gejala marasmus, kwashiorkor atau marasmik kwashiorkor.
Secara langsung masalah gizi buruk dipengaruhi oleh ketidakcukupan asupan makanan dan penyakit infeksi. Secara tidak langsung dipengaruhi oleh ketersediaan pangan tingkat rumah tangga, ketersediaan pelayanan kesehatan, pola asuh yang tidak memadai. Lebih lanjut masalah gizi buruk disebabkan oleh kemiskinan, pendidikan rendah, kesempatan kerja. Oleh karena itu keadaan gizi masyarakat merupakan manifestasi keadaan kesejahteraan rakyat.
Beberapa Penyebab Gizi Buruk:
  1. Balita tidak mendapat ASI Eksklusif atau mendapat makanan selain ASI sebelum umur enam bulan.
  2. Anak balita disapih sebelum umur dua tahun
  3. Anak balita tidak mendapat makanan pendamping ASI pada umur enam bulan atau lebih.
  4. Makanan pendamping ASI kurang dan tidak bergizi.
  5. Setelah umur enam bulan balita jarang disusui
  6. Balita menderita sakit dalam waktu yang lama seperti diare, campak, TBC, Batuk pilek.
  7. Kebersihan diri kurang dan lingkungan kotor
Akibat Gizi Buruk:
  1. Menyebabkan kematian bila tidak segera ditanggulangi oleh tenaga kesehatan.
  2. Tidak cerdas/bodoh
  3. Berat dan tinggi badan pada umur dewasa lebih rendah dari anak yang normal
  4. Sering sakit infeksi seperti batuk, pilek, diare, TBC dan lain lain
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar