Pendekatan Keterampilan Proses Sains

Ada beberapa pendekatan keterampilan proses sains. Sudrajat (2008) memaknai pendekatan pembelajaran sebagai:“Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatih metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu.”
Pendekatan keterampilan proses merupakan salah satu jenis pendekatan pembelajaran yang mengembangkan keterampilan-keterampilan memproseskan perolehan (Semiawan, 1986). Pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses sains akan membuat siswa belajar fisika sesuai hakekatnya sebagai produk dan sebagai proses. Hal ini sejalan dengan ungkapan Funk (Dimyati dan Mudjiono, 2006) bahwa “menggunakan keterampilan proses untuk mengajar ilmu pengetahuan membuat siswa belajar proses dan produk ilmu pengetahuan sekaligus.”
Semiawan (1986) mengungkapkan bahwa: “Dengan mengembangkan keterampilan-keterampilan memproseskan perolehan, anak akan mampu menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep serta menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan nilai yang dituntut.”
Berikut ini adalah beberapa pengertian pendekatan keterampilan proses.
  1. Pendekatan keterampilan proses dapat diartikan sebagai wawasan atau panutan pengembangan keterampilan-keterampilan intelektual, sosial, dan fisik yang bersumber dari kemampuan-kemampuan mendasar yang pada prinsipnya telah ada pada diri siswa. (Depdikbud, 1986 dalam Dimyati dan Mudjiono, 2006)
  2. Menurut Sagala (2007:74) bahwa pendekatan proses adalah suatu pendekatan pengajaran yang member kesempatan pada siswa untuk ikut menghayati proses penemuan atau penyusunan suatu konsep sebagai suatu keterampilan proses.
“Dengan menggunakan keterampilan proses akhirnya akan terjadi interaksi antara konsep/prinsip yang telah ditemukan atau dikembangkan dengan pengembangan keterampilan proses itu sendiri. Dengan adanya interaksi tersebut, akan timbul sikap dan nilai yang diperlukan dalam penemuan ilmu pengetahuan. Nilai ini meliputi: teliti, kretif, tekun dan berdisiplin” (Indrawati, 1999).
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pendekatan keterampilan proses sains merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang mengembangkan keterampilan-keterampilan memproseskan perolehan berupa keterampilan proses sains bersamaan dengan mengembangkan pula fakta-fakta, konsep-konsep, serta prinsip sains, sehingga akan timbul sikap dan nilai yang diperlikan dalam penemuan ilmu pengetahuan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar