Opini Akuntan Publik

Terdapat beberapa opini akuntan publik. Akuntan publik merupakan salah satu pihak yang mempunyai peranan penting untuk terpenuhinya laporan keuangan yang berkualitas di pasar modal. Salah satu tugas akuntan publik yaitu memberikan pendapat terhadap kewajaran laporan keuangan yang disusun dan diterbitkan oleh pihak manajemen.
Jenis pendapat auditor yang diberikan auditor tergantung dari hasil audit yang dilakukannya dan terdapat 5 jenis laporan audit dan kesimpulan atau pendapat auditor (Mulyadi,2008) yaitu:
Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified)
Diberikan jika terdapat hal-hal yang memerlukan bahasa penjelasan, namun laporan keuangan tetap menyajikan secara wajar posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan klien.
Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan Bahasa Penjelas (Unqualified Opinion with Explanatory Language)
Keadaan yang menjadi penyebab utama ditambahkannya suatu paragraf penjelas atau modifikasi kata-kata dalam laporan audit baku adalah:
  1. Ketidakkonsistenan penerapan prinsip akuntansi berterima umum.
  2. Keraguan besar tentang kelangsungan hidup entitas.
  3. Penekanan atas suatu hal
  4. Laporan audit yang melibatkan auditor lain.
Pendapat Wajar dengan Pengecualian (Qualified)
Diberikan jika auditor menemui kondisi:
  1. Lingkup audit dibatasi oleh klien
  2. Auditor tidak dapat melaksanakan prosedur audit penting atau tidak dapat memperoleh informasi penting karena kondisi-kondisi yang berada di luar kekuasaan klien maupun auditor.
  3. Laporan keuangan tidak disusun sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum.
  4. Prinsip akuntansi berterima umum yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan tidak diterapkan secara konsisten.
Pendapat Tidak Wajar (Adverse)
Diberikan jika laporan keuangan klien tidak disusun berdasarkan prinsip akuntansi berterima umum sehingga tidak menyajikan secara wajar posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas perubahan klien.
Menolak Memberikan Pendapat (Disclaimer)
Diberikan jika auditor mengalami kondisi:
  1. Pembatasan yang luar biasa sifatnya terhadap lingkungan audit.
  2. Auditor tidak independent dalam hubungannya dengan klien.
Perusahaan yang memperoleh pendapat unqualified opinion dari auditor untuk laporan keuangannya akan cenderung lebih tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangannya karena merupakan good news bagi perusahaan. Hal ini berbeda dengan perusahaan yang memperoleh opini selain unqualified opinion yang akan cenderung tidak tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangannya karena opini tersebut merupakan bad news bagi perusahaan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar