Komposisi Karbohidrat


Ada beberapa komposisi karbohidrat. Karbohidrat adalah komponen bahan yang tersusun oleh tiga unsur utama, yaitu: karbon (C), hydrogen (H), dan Oksigen (O). Dari kemampuannya untuk dicerna oleh tubuh manusia, maka karbohidrat juga dapat dikelompokkan menjadi karbohidrat yang dapat dicerna dan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Monosakarida, disakarida, dekstrin dan pati adalah kelompok karbohidrat yang dapat dicerna, sedangkan serat (selulosa dan hemiselulosa) adalah kelompok karbohidrat yang tidak dapat dicerna (Andarwulan dkk, 2011).
Menurut komposisi karbohidrat berdasar molekulnya dibagi sbb: Monosakarida: terdiri dari 1 unit gula (mono=satu), Disakarida(di=dua): terdiri dari 2 unit gula yang dihubungkan menjadi satu ikatan, contohnya seperti sukrosa, maltose dan laktosa, Oligosakarida (oligo=beberapa): terdiri dari 3 s/d 9 molekul gula yang dihubungkan menjadi satu ikatan, contohnya seperti raffinose dan starchyose. Polysakarida (poli=banyak): puluhan, ratusan, atau ribuan molekul gula yang dihubungkan menjadi satu. Sistim pencernaan kita menangani semua karbohidrat dengan cara yang sama – semua dipecah menjadi glukosa.
Darah menyerap glukosa dari usus dan tubuh menggunakannya sebagal energi. Menurut jenisnya karbohidrat dipecah menjadi dua:
  1. Karbohidrat sederhana, menunjuk kepada gula (termasuk glukosa dan fruktosa dari buah-buahan dan sayuran, laktose dari susu dan sukrosa dari tebu atau gula tebu).
  2. Karbohidrat kompleks menunjuk kepada starch, juga termasuk cellulosa atau serat yang terdapat pada makanan nabati.
Karbohidrat adalah polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton dan meliputi kondensat polimer-polimernya yang terbentuk. Nama karbohidrat dipergunakan pada senyawa-senyawa tersebut, mengingat rumus empirisnya yang berupa CnH2nOn atau mendekati Cn(H2o)n yaitu karbon yang mengalami hidratasi. Secara alami, ada tiga bentuk karbohidrat yang terpenting yaitu : monosakarida, oligosakarida, dan polisakarida (Sudarmadji, 2003). Karbohidrat mempunyai peranan penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan, misalnya rasa, warna, tekstur, dll.
Karbohidrat banyak terdapat dalam bahan nabati, baik berupa gula sederhana, heksosa, pentose, baik karbohidrat dengan berat molekul yang tinggi seperti pati, pectin, selulosa dan lignin (Winarno, 2002).
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar