Fungsi UML

Fungsi UML (Unified Modeling Language) sangat besar. UML (Unified Modeling Language) merupakan bahasa pemodelan general-purpose yang evolusioner, mudah  diaplikasikan, dan merupakan standar industri. Dapat diaplikasikan padabermacam tipe sistem, domain, dan metode atau proses.
  1. Sebagai bahasa pemodelan yang general-purpose, difokuskan pada pokok himpunan konsep yang dapat dipakai bersama, dan menggunakan pengetahuan bersama dengan mekanisme perluasan.
  2. Sebagai bahasa pemodelan yang mudah diaplikasikan, dapat diaplikasikan untuk bermacam tipe sistem (software dan nonsoftware), domain (bisnis vs. software), dan metode atau proses.
  3. Sebagai bahasa pemodelan standart industri, bukan merupakan bahasa yang tertutup atau satu-satunya, tapi bersifat terbuka dan sepenuhnya dapat diperluas.
UML memungkinkan untuk menangkap, mengkomunikasikan, dan mengembangkan strategi, taktik dan mengoperasikan pengetahuan untuk meningkatkan nilai tambah melalui peningkatan kualitas, mereduksi biaya, mereduksi time-to-market.
Tujuan UML
Tujuan utama perancangan UML adalah:
  1. Menyediakan bahasa pemodelan visual yang ekspresif dan siap pakai untuk mengembangkan dan pertukaran model-model yang berarti.
  2. Menyediakan mekanisme perluasan dan spesifikasi untuk memperluas konsep-konsep inti.
  3. Mendukung spesifikasi independen bahasa pemrograman dan proses pengembangan tertentu.
  4. Menyediakan basis formal untuk pemahaman bahasa pemodelan.
  5. Mendorong pertumbuhan pasar kakas berorientasi objek.
  6. Mendukung konsep-konsep pengembangan level lebih tinggi seperti komponen, kolaborasi, framework dan pattern
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar