Faktor Penyebab Kredit Macet

Ada beberapa faktor penyebab kredit macet. Kredit macet adalah suatu keadaan dimana nasabah sudah tidak sanggup membayar sebagian atau seluruh kewajibannya kepada bank seperti yang telah diperjanjikan (Mudrajad Kuncoro dan Suhardjono, 2002). Kredit yang digolongkan dalam kredit macet apabila memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut:
Berdasarkan prospek usaha
  1. Kelangsungan usaha sangat diragukan, industri mengalami penurunan dan sulit untuk pulih kembali.
  2. Kehilangan pasar sejalan dengan kondisi perekonomian yang menurun.
  3. Manajemen yang sangat lemah.
  4. Terjadi kemogokan tenaga kerja yang sangat sulit untuk diatasi.
Berdasarkan keuangan debitur
  1. Mengalami kerugian yang besar.
  2. Debitur tidak mampu memenuhi seluruh kewajiban dan kegiatan usaha tidak dapat dipertahankan.
  3. Rasio utang terhadap modal sangat tinggi.
  4. Pinjaman baru digunakan untuk menutup kerugian operasional.
Berdasarkan kemampuan membayar
  1. Terdapat tunggakan pembayaran pokok dan bunga yang telah melampaui 270 hari.
  2. Dokumentasi kredit atau pengikatan agunan tidak ada.
Faktor-faktor kredit macet adalah hal-hal yang ikut menyebabkan suatu keadaan dimana nasabah sudah tidak sanggup membayar sebagian atau seluruh kewajibannya kepada bank seperti yang telah diperjanjikan.
Faktor-faktor penyebab kredit macet menurut Mudrajad Kuncoro dan Suhardjono (2002) adalah sebagai berikut:
Faktor eksternal bank
  1. Adanya maksud tidak baik dari para debitur yang diragukan.
  2. Adanya kesulitan atau kegagalan dalam proses likuiditas dari perjanjian kredit yang telah disepakati antara debitur dengan bank.
  3. Kondisi manajemen dan lingkungan usaha debitur.
  4. Musibah (misalnya: kebakaran, bencana alam) atau kegagalan usaha.
Faktor internal bank
  1. Kurang adanya pengetahuan dan keterampilan para pengelola kredit.
  2. Tidak adanya kebijakan perkreditan pada bank yang bersangkutan.
  3. Pemberian dan pengawasan kredit yang dilakukan oleh bank menyimpang dari prosedur yang telah ditetapkan.
  4. Lemahnya organisasi dan manajemen dari bank yang bersangkutan.
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar