Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas

Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas. Menurut Feignbaum dalam Hudaya Kondahjaya (2002), bahwa kualitas produk atau jasa secara langsung dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
Pasar (Market)
Pada masa sekarang konsumen memperolah produk yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Pasar menjadi lebih luas ruang lingkupnya dan bahkan secara fungsional terspesialisasi di dalam bbarabf dan jasa yang ditawarkan. Dengan bertambah banyaknya perusahaan, pasar menjadi bersifat internasional dan bahkan bersifat mendunia, akibatnya bisnis harus lebih fleksibel dan mampu berubah arah dengan cepat.
Uang (Money)
Meningkatnya persaingan disegala bidang dan dengan berfluktuasinya ekonomi dunia telah menurunkan batas (margin laba). Pada saat yang bersamaan kebutuhan akan otomatisasi telah mendorong pengeluaran biaya yang besar untuk proses dan perlengkapan yang baru.
Manajemen (Management)
Tanggung jawab kualitas telah didistribusikan antara beberapa kelompok khususnya, misalnya: bagvian pemasaran, baguian pembelian, dan bagian proses yang mempunyai tugas masing-masing.
Manusia (Man)
Pertumbuhan yang cepat dalam pengetahuan teknis dan penciptaan seluruh bidang-bidang baru seperti elektronika computer telah menciptakan suatu permintaan yang besar akan pekerja-pekerja denganpengetahuan khusus.
Motivasi (Motivation)
Para pekerja masa kini memerlukan sesuatu yang dapat memperkuat rasa keberhasilan di dalam pekerjaan mereka dan pengakuan yang positif bahwa mereka secara pribadi turut memberikan sumbangan atas tercapainya tujuan perusahaan. Hal ini membimbing kea arah yang tidak pernah ada sebelumnya, yaitu pendidikan kualitas dan komunikasi yang lebih baik tentang kesadaran kualitas.
Bahan baku (Materials)
Karena biaya produksi dan persyaratan kualitas, maka para ahli telah memilih bahan dengan batasan yang lebih ketat dari sebelumnya.
Mesin dan mekanisasi (Machines and mechanization)
Kualitas yang baik menjadi sebuah faktor yang kritis dalam memelihara waktu kerja mesin agar fasilitas-fasilitas dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Semakin besar usaha perusahaan untuk melakukan mekanisasi dan otomatisasi untuk pencapaian penurunan biaya, mutu yang baik menjadi semakin kritis, baik untuk meningkatkan pekerja dan pemakaian mesin hingga kenilai yang memuaskan.
Metode informasi modern (modern Information Methods)
Perkembangan teknolohi computer yang cepat telah membuka kemungkinan untuk mengumpulkan, menyimpan, mengambil kembali, dan memanipulasi informasi pada suatu skala yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Teknologi informasi baru yang ampuh ini menyediakan cara untuk mengendalikan mesin dan proses selama waktu pembuatan pada taraf yang tidak terduga sebelumnya dan mengendalikan produk dan jasa bahkan hingga mereka sampai ke tangan pelanggan.
Persyaratan proses produksi (Mounting Product Requirement)
Kemajuan yang pesat da dalam kerumitan perekayasaan rancangan, memerlukan kendali yang lebih ketat pada seluruh proses pembuatan, sehingga memerlukan syarat-syarat untuk pengerjaanny
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar