Definisi UML

Definisi UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa grafis untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak. UML berorientasi objek, menerapkan banyak level abstraksi, tidak bergantung proses pengembangan, tidak bergantung bahasa dan teknologi, pemaduan beberapa notasi di beragam metodologi, usaha bersama dari banyak pihak, didukung oleh kakas–kakas yang diintegrasikan lewat XML . Standar UML dikelola oleh OMG (Object Management Group).
Definisi Unified Modelling Language (UML) adalah notasi yang lengkap untuk membuat visualisasi model suatu sistem. Sistem berisi informasi dan fungsi tapi secara normal digunakan untuk memodelkan sistem komputer. Sebagaimana halnya bahasa pemodelan, UML mengijinkan deskripsi dari sistem dibuat dengan mendetail pada setiap level abstraksi. Notasi tersebut akan mendefinisikan sistemdengan arsitektur berorientasi obyek.
Definisi UML adalah sintak umum untuk membuat model logika dari suatu sistem. Dan digunakan untuk menggambarkan sistem agar dapat dipahami selama fase analisis dan desain. Sintak yang didesain bersifat independent dari bahasa target, proses perangkat lunak atau tool, tapi cukup umum dan fleksible karena dapat dikustomisasi, dengan menggunakan definisi perluasan, mengakomodasi hampir semua bahasa. Sintak yang didefinisikan mudah dipahami, dan diaplikasikan ke dalam proyek, dan mudah didefinisikan. Ini memerlukan definisi himpunan semantik yang sesuai untuk proses arsitektur atau perangkat lunak.
UML adalah bahasa pemodelan untuk menspesifikasikan, memvisualisasikan, membangun, dan mendokumentasikan artifak-artifak dari sistem.
  1. Di dalam system intensive process, metode diterapkan sebagai proses untuk menurunkan atau mengevolusikan sistem.
  2. Sebagai bahasa, UML digunakan untuk komunikasi yaitu alat untuk menangkap pengetahuan mengenai satu subjek dan mengekspresikan pengetahuan (sintaks) yang memperdulikan subjek untuk maksud komunikasi. Subjek adalah sistem yang dibahas.
  3. Sebagai bahasa pemodelan, UML focus pada pemahaman subyek melalui formulasi model dari subyek. Model memuat pengetahuan pada subyek, dan aplikasi dari pengetahuan ini berkaitan dengan intelejensia.
  4. Berkaitan dengan unifikasi.UML memadukan praktek rekayasa terbaik sistem informasi dan industri, meliputi beragam tipe sistem (perangkat lunak dan non perangkat lunak), domain (bisnis, perangkat lunak) dan proses siklus hidup.
  5. Begitu diterapkan untuk menspesifikasikan sistem, UML dapat digunakan untuk mengkomunikasikan―apa yang diperlukan dari sistem dan―bagaimana sistem dapat direalisasikan.
  6. Begitu diterapkan untuk menvisualisasikan sistem,UML dapat digunakan untuk menjelaskan sistem secara visual sebelum direalisasikan.
  7. Begitu diterapkan untuk membangun sistem, UML dapat digunakan untuk memandu realisasi sistem serupa dengan―blueprint.
  8. Begitu diterapkan untuk mendokumentasikan sistem, UML dapat digunakan untuk menangkap pengetahuan mengenai sistem pada seluruh siklus hidup.
Pada dasarnya, UML berhubungan dengan pengetahuan yang ditangkap, dikomunikasikan dan dikembangkan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar