Urutan Perolehan Bahasa Kedua

Urutan perolehan bahasa kedua merupakan fase-fase bagaimana mempelajari bahasa kedua. Salah satu hipotesis Krashen menyatakan bahwa unsur-unsur bahasa diperoleh dengan urutan-urutan yang dapat diprediksi. Unsur tertentu akan diperoleh lebih dahulu, sementara unsur yang lain akan diperoleh belakangan (dalam Sutama,1982).
Hipotesis di atas benar dari bukti yang didapat sejumlah studi. Pemerolehan delapan morfem gramatikal bahasa Inggris oleh tiga kelompok anak-anak berbaasa Spanyol yang berusia antara 6-8 tahun diteliti. Hasil yang didapatkan adalah urutan pemerolehan kedelapan morfem pada ketiga kelompok anak-anak itu sama (Dulay, dkk., dalam Sutama,1990).
Didorong oleh temuan tersebut, Dulay dan Burt melaksanakan studi kedua yang lebih ekstensif. Yang diteliti adalah urutan pemerolehan sebelas morem gramatikal bahasa Inggris oleh anak-anak yang berbahasa Spanyol dan anak-anak yang berbahasa Cina. Untuk membuktikan stabilitas hasil yang didapat, data dioleh tiga kali dengan metode penghitungan yang berbeda. Ternyata, urutan pemerolehan kesebaelas morfem pada kedua kelompok anak-anak itu sama (Dulay, dkk.,dalam Sutama,1990).
Tahun 1974, Bailey, Madden, dan Krashen meneliti urutan pemerolehan morfem gramatikal bahasa Inggris pada orang dewasa. Sampelnya adalah tujuh puluh tiga peserta ESL classes pada Queens College New York yang berasaldari dua belas latar belakang bahasa yang berbeda. Hasilnya adalah urutan pemerolehan pada orang dewasa sama dengan urutan pemerolehan pada anak-anak. (Dulay dkk., dalam Sutama,1990)
Hasil penelitian ini kemudian didukung oleh penelitian-penelitian (Dulay,dkk,1982) di antaranya:
  1. Larsen-Freeman (1975)
  2. Krashen (1977)
  3. Houck (1977)
  4. Guinchi (1977)
  5. Bode (1977)
  6. Birnbaun (1977)
  7. Steri (1977)
  8. Fuller (1978)
  9. Christison (1978)
  10. Kessleer (1979)
  11. Idar (1979)
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar