Tips Mendapatkan Order Penerjemahan

Ada beberapa tips mendapatkan order penerjemahan. Menurut Goridus Sukur, ada sembilan tips mendapatkan order penerjemahan. Tips-tips tersebut di antaranya sebagai berikut:
Berusahalah agar secara otomatis tercipta iklan dari mulut ke mulut yang akan membawa hasil promosi yang dahsyat
Berita tentang kita sebagai penerjemah yang disampaikan dari mulut ke mulut adalah sebuah iklan gratis dengan hasil yang sangat luar biasa. Namun, untuk sampai pada tahap jaringan informasi dari mulut ke mulut ini diperlukan proses dan waktu yang tidak langsung jadi. Tips awalnya begini. Segera setelah mendapatkan naskah atau bahan terjemahan dari seseorang, kerjakanlah naskah tersebut sebaik mungkin. Penuhi semua standar yang harus dipenuhi, mulai dari penyelesaian pengerjaan yang harus tepat waktu, atau bahkan lebih cepat, sampai dengan kualitas standar yang melebihi harapan sang pelanggan. Artinya, kita sanggup memberikan nilai tambah atau nilai lebih pada terjemahan kita. Misal, mungkin versi kalimat bhasa Indonesianya kurang bagus, maka kita memberikan masukan tanpa menggurui sehingga kalimat bahasa Indonesianya pun akan menjadi lebih bagus. Perihal tenggat waktu, adalah contoh lain dari tingakan yang melebihi harapan sang pelanggan. Contohnya, tenggat waktu penyerahan hasil terjemahan adalah Senin pukul 16 petang. Buatlah lebih awal, misal, senin 12 siang atau bahkan satu hari sebelumnya.
Melamar secara proaktif ke penerbit, baik secara penerjemah permanen maupun sebagai penerjemah lepas
Tenaga-tanaga penerjemah andal tentu dibutuhkan oleh sejumlah penerbit untuk menerjemahkan buku-buku yang akan mereka terbitkan dalam bahasa Indonesia atau sebaliknya. Para penerbit jarang sekali membuka lowongan penerjemahan secara terbuka di media massa. Biasanya, mereka masih menandalkan informasi dari mulut ke mulut, yang dalam konteks ini dari para karyawan di tempat mereka. oleh sebab itu, kita perlu mengirimkan lamaran sebagai penerjemah lepas ke penerbit, datang secara langsung ke bagian redaksi, atau menelepon apakah mereka membutuhkan penerjemah.
Buatlah jaringan kerja seluas mungkin
Setiap kita memperoleh kesempatan menerjemahkan dari seseorang, buatlah orang tersebut sebagai bagian dari jaringan kerja kita dalam bidang penerjemahan. Artinya, buatlah sesuatu yang bisa membuat pelanggan kita itu menjadi pelanggan setia. Jadi, pada kesempatan lain saat ia membuthkan tenaga penerjemah, kita yang akan pertama kali dikontak.
Membuka outlet penerjemahan sendiri
Ada beberapa yang harus diperhatikan:
  1. Lakukan survey lokasi secara akurat
  2. Siapkan modal agar bisa memulai usaha
  3. Sediakan perangkatpendukung yang dibutuhkan dalam menjalankan roda bisnis penerjemahan
  4. Rencanakan jadwal atau jam buka tutup outlet
  5. Putuskan siapa yang akan menjaga outlet
Membuka layanan penerjemahan tanpa outlet
Syaratnya cukup sederhana, punya kartu nama yang mencantumkan nama, profesi sebagai penerjemah, dan nomorr telepon serta alamat e-mail yang bisa dihubungi.
Membangun komunikasi penerjemahan
Kita bisa bergabung dengan komunitas-komunitas yang sudah eksis sebelumnya atau membangun komunitas baru sesama penerjemah. Keuntungan komunitas penerjemahan adalah banyak informasi dan sumber-sumber atau bahan penerjemahan yang kita dapatkan.
Bekerja sama dengan orang lain yang punya jenis usaha tertentu
Jika bekerja sama dengan orang yang sudah punya lahan usaha, kita tak perlu lagi susah-susah cari tempat sendiri untuk mendirikan outlet penerjemahan sebagaimana telah dibahas. Kita tinggal bersepakat dengan calon motra soal bagi hasilnya.
Pasang iklan di koran
Cantumkan dokumen apa saja yang bisa kita terjemahkan, nomor telepon, dan informasi-informasi yang relevan. Iklan baris kecil sudah cukup. Tetapi kalau punya modal banyak, lebih besar lebih baik. juga perihal media, bisa di media lokal atau nasional.
Membuat brosur sendiri dan menyebarkan ke tempat-tempat umum yang potensial
Buatlah selebaran atau brosur dan cetak secukupnya. Sebarkan ke tempat-tempat strategis seperti di perempatan jalan, di depan pintumal, depan pintu masuk toko buku, di daerah kampus dan lain-lain.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar