Tes Kemampuan Khusus

Selain tes kemampuan umum, ada juga beberapa tes kemampuan khusus yang sering dipakai dalam testing psikologi. Salah satu tes kemampuan khusus yang sering dipakai adalah Tes Bakat Diferensial nama aslinya Differential Aptitude Tes (DAT), tes ini dirancang  untuk  dipergunakan  dalam  layanan  konseling  pendidikan  bagi siswa  SMP  dan  SMA  (Bennett,  dkk, 1982).  Sub  tes-sub tes  Bakat Diferensial  dikembangkan  berdasarkan  suatu  teori  abilitas  pengukuran bakat  dan  terutama  lebih  mengutamakan  kegunaannya. Raka Joni dan Djoemadi D (1976) mengungkapkan kegunaan dari tes ini adalah sebagai alat bantu pada pekerjaan bimbingan dan konseling sekolah.
Perangkat  tes  Bakat  Diferensial  terdiri  atas  delapan  macam  subtes (Bennet, 1982), yaitu:
  1. Verbal Reasoning: 30 menit  50 item 
  2. Numerical Ability: 30 menit  40 item 
  3. Abstract Reasoning: 25 menit  50 item 
  4. Clerical Speed and Accuracy: 3 menit 100 item 
  5. Mechanical Reasoning: 30 menit  68 item 
  6. Space Relations: 30 menit  60 item 
  7. Language Usage 1: 10 menit 100 item 
  8. Language Usage II: 25 menit  95 item
Subtes tersebut  diatas dikelompokkan menjadi dua yakni (4)  speed testvdan nomor lainnya tergolong dalam power tests.
Adapun  rincian  lebih  lengkap  tentang  apa  yang  menjadi  fokus  utama dalam setiap subtes dapat dijelaskan sebagai berikut:
Verbal Reasoning
Yakni untuk mengetahui:
  • Seberapa  baik  seseorang  dapat  mengerti  ide-ide  dan  konsep konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata. 
  • Seberapa  mudah  seseorang  dapat  berpikir  dan  memecahkan masalah-masalah yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata.
Numerical Ability
Yakni untuk mengetahui:
  • Seberapa  baik  seseorang  dapat  mengerti  ide-ide  dan  konsepkonsep yang dinyatakan dalam bentuk angka-angka. 
  • Seberapa  mudah  seseorang  dapat  berpikir dan memecahkan masalah-masalah yang dinyatakan dalam bentuk angka-angka.
Abstract Reasoning
Yakni untuk mengetahui: 
  • Seberapa  baik  seseorang  dapat  mengerti  ide-ide  dan  konsepkonsep  yang  tidak  dinyatakan  dalam  bentuk  kata-kata  atau angka-angka. 
  • Seberapa  mudah  seseorang   memecahkan  masalah-masalah meskipun tidak berupa kata-kata atau angka-angka yang dapat memberi petunjuk – petunjuk pemecahannya.
Clerical Speed and Accuracy
Yakni untuk mengetahui:
  • Seberapa cepat dan teliti seseorang dapat menyelesaikan tugas-tugas  tulis  menulis,  pekerjaan  pembukuan,  atau  ramu meramu yang sangat diperlukan. 
  • Mengukur  seberapa  cepat  dan  teliti  seseorang  mampu membandingkan,  menandai,  mengecek  dan  mencocokkan berbagai daftar.
Mechanical Reasoning
Yakni untuk mengetahui:
  • Seberapa  mudah  seseorang  memahami  prinsip-prinsip  umum ilmu pengetahuan alamiah. 
  • Seberapa  baik  seseorang  mengerti  tata  kerja  atau  hukumhukum  yang  berlaku  dalam  perkakas  sederhana,  mesin-mesin dan peralatan lainnya.
Space Relations
Yakni untuk mengetahui:
  • Seberapa  baik  seseorang  dapat  memvisualisasi,  mengamati, atau  membentuk  gambaran-gambaran  mental  dari  obyek dengan jalan melihat pada reng-rengan. 
  • Seberapa baik seseorang dapat berpikir dalam tiga dimensi.
Language  Usage  1
Yakni  untuk  mengetahui  seberapa  baik seseorang  mempunyai  kemampuan  mendengarkan,  berbicara  dan membuat penalaran analitis tentang bahasa. 
Language  Usage  II
Yakni  untuk  mengetahui  seberapa  baik pengertian dan keterampilan seseorang dalam mengenal ejaan yang betul dan salah, kosa kata, kepekaan dan kelancaran berbahasa.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar