Teknik Montase

Teknik montase merupakan salah satu istilah dalam dunia pengambilan gambar. Istilah montase berasal dari perfilman, yang berarti memilah-milah, memotong-motong, serta menyambung-nyambung (pengambilan) gambar sehingga menjadi satu keutuhan. Alat mendasar dalam perfilman adalah teknik montase, dalam teknik tersebutteknik montase mengacu pada kelompok unsur yang digunakan untuk memperlihatkan antar hubungan atau asosiasi gagasan, misalnya pengalihan imaji yang mendadak atau imaji yang tumpah-tindih satu dan lainnya, Minderop (2005).
Terdapat beragam teknik yang terdapat dalam prinsip montase, salah satunya digunakan untuk menciptakan suasana melalui serangkaian impresi dan observasi yang diatur secara tepat. Teknik tersebut digunakan dalam penyajian eja-cakap kedalaman karena pikiran-pikiran yang susul-menyusul di dalamnya terkadang tidak selalu berada dalam urutan logis.
Kebingungan dan kekesalan yang mungkin timbul dalam diri pembaca dapat merasakan kekacauan dalam diri tokoh. Teknik montase juga dapat menyajikan kesibukan latar, misalnya hiruk pikuk kota besar atau suatu kekalutan misalnya kekalutan pikiran, atau aneka tugas seorang tokoh secara simultan dan dinamis.
Melalui teknik ini dapat direkam sikap kaotis yang menguasai kehidupan kota besar yang dirasakan oleh penghuninya. Fungsi utama teknik montase yakni untuk menggambarkan dua kehidupan tokoh dalam suatu kisahan, yaitu kehidupan jasmani dan rohani. Agar pembaca dapat memahami dengan baik setiap situasi yang diputus atau disambung pada situasi tertentu, pembaca harus kembali menelusuri alur untuk kembali ke latar dan memposisikan diripembaca pada keadaan yang sebenarnya.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar