Struktur Bakteri

Struktur bakteri pada dasarnya hampir sama untuk semua jenis bakteri, dilihat dari kandungan dan morfologi bakteri. Struktur bakteri terbagi menjadi dua bagian secara garis besar (Lay, 1994) yaitu:
Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) 
  1. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negative bila peptidoglikannya tipis). 
  2. Membrane plasma adalah membrane yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisaan fosfolipid dan protein. Membran plasma merupakan barier yang fungsinya mengatur keluar masuknya bahan-bahan dari dalam sel atau dari luar sel, dan hanya bahan-bahan tertentu saja yang dapat melewatinya sehingga menghasilkan energi. 
  3. Sitoplasma adalah cairan sel 
  4. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA. 
  5. Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.
Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) 
  1. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air. 
  2. Flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Flagela tersusun dari protein yang disebut flagelin. 
  3. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagellum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negative. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus. Pilus yang berfungsi sebagai alat untuk menempelkan dirinya pada sel hospes disebut colonizing factor. 
  4. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membrane plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis. 
  5. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis 
  6. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetic dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tumbuh menjadi sel bakteri baru.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar