Sosial Budaya Masyarakat Indonesia

Sosial budaya masyarakat indonesia adalah masyarakat yang memiliki kebudayaan yang kaya, yang dengannya kita bisa menyebut heterogen. Bervariasinya budaya lokal bisa menjadi aset yang perlu dibanggakan. Ada nilai tambah bagi negeri ini ketika tiap daerah memiliki hal khas, seperti rumah adat, alat musik atau tradisi yang membudaya. Darinya, bayak pihak dari negeri luar tertarik akan kekayaan ini. mereka berminat menggali dan mempelajari hal-hal yang dianggap unik tersebut.
Dalam hal kepercayaan atau religi, indonesia memiliki lima agama besar, di antaranya: Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha. Para pemelik agama tersebut hidup dalam satu Indonesia, bersama dengan keberagaman yang ada.
Saat ini kesadaran yang dimiliki masyarakat terbilang kecil. Masyarakat lebih memilih budaya di luar budaya mereka yang dianggap lebih simple dan sejalan dengan zaman. Sayangnya, budaya  luar yang mereka anggap memenuhi syarat zaman ini dan kebutuhan mereka secara perlahan menggerogoti kepribadian bangsa yang telah lama dipegang. Dalamhal ini, bukanlah berarti budaya luar tidak bisa diterima di negeri ini, hanya, perlu ada filter agar norma bangsa tidak hilang, yang mana jika karakter bangsa ini ternodai, maka, negeri ini akan terus berada dalam krisis kepribadian bangsa.
Tantangan budaya Indonesia 
  1. Perubahan lingkungan alam dan fisik. Berubahnya lingkungan alam dan fisik secara tidak langsung mampu mengubah cara berpikir masyarakat. Ini tentunya perlu diantisipasi oleh masyarakat yang menyadari pentingnya budaya tradisional.
  2. Kemajuan Teknologi. Kemajuan teknologi di satu sisi bisa memicu kelestarian budaya lokal, juga bisa menjadi faktor yang menghambat keberadaan budaya lokal tersebut. Kreatifitas diperlukan bagi pelaku budaya/masyarakat yang sungguh-sungguh ingin agar budaya mereka tidak punah. Saat ini, kita bisa melihat, ada budaya yang berhasil akrab dengan teknologi, ada pula yang tak sanggup berdepan dengannya.
  3. Masuknya Budaya Asing, budaya lokal sangat diperlukan sebagai penyeimbang atas tangangan masuknya budaya asing di negeri ini. masyarakat pun perlu mewaspadai eksistensi sebagian budaya asing yang bisa mengancam keberadaan budaya dan kepribadian masyarakat. Contoh yang paling sering kita pahami, adalah, perbedaan budaya barat dan budaya timur yang sebagiannya memiliki cara pandang dan budaya yang berbeda.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar