Serat


Serat adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh.Contoh serat yang paling sering dijumpai adalah serat pada kain.Material ini sangat penting dalam ilmu Biologi baik hewan maupuntumbuhan sebagai pengikat dalam tubuh. Manusia menggunakan serat dalam banyak hal: untuk membuat tali, kain, atau kertas. Serat dapat digolongkan menjadi dua jenis yaitu serat alami dan serat sintetis (serat buatan manusia). Serat sintetis dapat diproduksi secara murah dalam jumlah yang besar. Namun demikian, serat alami memiliki berbagai kelebihan khususnya dalam hal kenyamanan (wikipedia)
Di Indonesia sayur cukup mudah diperoleh, petani pada umumnya menanam guna mencukupi kebutuhan keluarga. Pemerintah juga berusaha meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan program Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) pada sayuran daun, helai daun merupakan komponen sel yang dindingnya mengandung serat makanan terutama jenis serat yang tidak larut dalam air seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin. Para ahli percaya bahwa serat dapat mencegah ataupun dapat digunakan untuk terapi penyakit darah tinggi, jantung dan konstipasi. (Oemen, 1984)
Serat dikenal sebagai komponen yang didapat dari bahan makanan nabati. Akhir-akhir ini serat dianjurkan untuk dikonsumsi secara teratur dan seimbang setiap harinya. Serat adalah makanan berbentuk karbohidrat kompleks yang banyak terdapat pada dinding sel tanaman. Serat tidak dapat dicerna, tidak dapat diserap oleh saluran pencernaan manusia. Bahan pangan nabati, selain mengandung zat-zat gizi yang berguna untuk proses pertumbuhan dan perkembangan yang memiliki komponen penting untuk kesehatan yang dikenal dengan zat non gizi. ( Mary, 1992)
Serat dalam makanan merupakan ( Dietery Fiber) merupakan bahan tanaman yang tidak dapat dicerna oleh enzim didalam saluran pencernaan manusia. Didunai tanaman ditemukan berbagai macam serat dengan tipe yang berbeda dan jumlah yang berlainan yang terdapat dalam segala struktur tanaman. Serat tersebut berbeda didalam dinding sel dan sel-sel akar, daun, batang, dan serat buah. (Mary, 1992)
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar