Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia


Perubahan sosial masyarakat Indonesia dari waktu kewaktu dapat kita lihat. Indonesia dengan keberagaman budaya memiliki berbagai kelebihan dan kekurarngan. Kelebihan dari bervariasinya budaya ini, tentunya jika kita pandang dari segi ketertarikan pengunjung dari luar negeri, yang nantinya bisa menambah pendapatan negara. Selainnya, dengan ramainya wisatawan yang hadir, menjadi wadah memperkenalkan diri bangsa indonesia kepada dunia bahwa indonesia memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan. Dan hendaknya itu disadari oleh setiap warga negara. Selain itu, perlu kita waspadai dan perhatikan bersama, keberagaman ini, mau tidak mau telah menempatkan diri pada posisi yang mengkhawatirkan bagi keberlangsungan kerukungan masyarakat. Masyarakat yang, misal, di sebuah daerah yang memiliki lebih dari satu suku, selalu memiliki potensi berbedanya pandangan akan sesuatu. Belum lagi perihal adat istiadat atau kebiasaan keseharian yang terkadang tidak bisa diterima oleh kelompok lain, padahal kelompok yang satunya lagi menganggap itu sebagai hal yang lazim-lazim saja.
Kita bisa mengambil contoh, yang pernah terjadi di negeri ini, sebuah program dari pemerintah yang bertujuan memeratakan penduduk seluruh indonesia, yaitu program transmigrasi. Dalam program ini, daerah (atau pulau) yang memiliki penduduk yang secara keseluruhan diakui sebagai daerah yang padat akan dibuat program transmigrasi bagi para masyarakatnya. Dalam sejarah, pemerintah indonesia telah melaksanakan transmigrasi penduduk jawa –yang kita pahami bersama, pulau jawa adalah pulau yang paling padat penduduknya dibanding pulau-pulau lain di Indonesia- ke pulau yang jarang penduduknya, semisal Sumatera atau Kalimantan. Dengan perpindahan itu, maka muncullah nantinya akulturasi budaya, percampuran budaya Jawa dengan budaya tempat tujuan, semisal kalimantan. Tentu, di lapangan masyarakat yang didatangi memiliki reaksi yang bermacam-macam atas program pemerintah ini. ada yang menerima dengan senang hati, ada pula yang tidak setuju dengan kedatangan mereka anggap bisa mengganggu ketentraman mereka, masyarakat dan suku mereka. Darinya, peran pemerintah sangat penting ada untuk menghindari gesekan permasalahan yang bisa berujung pada pertikaian. Sederhananya, jika saja masyarakat mendapatkan sosialisasi yang komunikatif dan pemerintah benar-benar tanggap dan langsung terjun pada permasalah yang mengelilingi masyarakat, maka konflik-konflik yang dikhawatirkan muncul tidak akan ada, sebab, apa yang dilaksanakan oleh pemerintah dan diinginkan pemerintah sejalan dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Oleh karenanya perubahan sosial yang berpotensi mendatangkan permasalahan di masyarakat bisa diredam.


loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar