Peran Norma Sosial


Apa peran norma sosial dalam masyarakat? Apa yang akan terjadi jika norma tidak ada di dunia ini? apakah masyarakat masih melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan tenang? Mari kita lihat permisalan berikut; di sebuah negeri yang norma telah dicabut dari sana. Tak ada aturan, semua sah-sah saja, semua bisa dilakukan. Tak ada yang tabu, tak ada yang dilarang. Lalu apa yang muncul. Ya, hukum rimba. Hukum yang sebenarnya hanya diterapkan oleh hewan yang tak berakal.
Korupsi, pembunuhan, pelecehan seksual, fitnah, adalah hal-hal yang memiliki akibat buruk dan perlu dihindari, dan sebagian besar masyarakat tentu setuju dengan pelarangan hal-hal merugikan tersebut. Tak bisa dinafikan pula, sebagian orang tetap melakukannya dengan berbagai alasan. Terlepas dari sebab yang melatarbelakanginya, perilaku buruk yang muncul ditengah masyarakat perlu ditanggapi serius oleh masyarakat tersebut, terkait dampak tidak baik yang merugikan.
            Maka sekarang, kita bisa menggambarkan apa peran dari norma. Kita bisa membuah simpulan perihal peran norma, bahwa pengendalian tingkah laku manusia adalah peran utama dari norma, dengan pengendalian itu, masyarakat banyak tak perlu terlalu mengkhawatirkan pelanggaran-pelanggaran norma atas ancaman-ancaman pelanggaran yang bisa terjadi pada para pelanggar.
            Dengan adanya norma, manusia mengerti bahwa ada perilaku-perilaku tertentu yang bisa menghancurkan tatanan keharmonisan masyarakat, yang perlu dijauhi bersama, semisal mencuri. Mencuri adalah fenomena yang perlu dicermati sebagai sebuah masalah serius. Dengan adanya norma, masyarakat bisa melakukan tindakan. Kesepakatan bahwa mencuri adalah dilarang dan pelakunya bisa ditindak adalah baik. dengan kesepakatan itu, tiap anggota masyarakat bisa mendapatkan kontrol sekaligus mendapatkan rasa aman dalam menjalani kehidupan.
            Mari kita berandai-andai, bagaimana jadinya jika norma sosial tidak berfungsi dengan baik, atau, di sebuah masyarakat tidak memiliki norma sosial? Sederhananya, yang terjadi adalah, munculnya hukum rimba, yang ada tak lebih dari seperi kehidupan para hewan. Para penindas dibiar berkeliaran tanpa hukuman. Para perampok dengan santai dan tanpa rasa takut ditangkap polisi, menjarah minimarket di pinggir kota. ada kasus perkosaan yang para pelakunya hidup bebas tanpa rasa takut, meninggalkan perasaan marah berlipat-lipat bagi korban perkosaan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar