Penggolongan Tenaga Kerja

Penggolongan tenaga kerja dapat di klasifikasikan kedalam beberapa kelompok. Dari  segi  keahlian  dan  pendidikannya  tenaga  kerja  dibedakan  menjadi  tiga golongan, yaitu:
  1. Tenaga  kerja  kasar  yaitu  tenaga  kerja  yang  berpendidikan  rendah  dan  tidak mempunyai keahlian dalam suatu bidang pekerjaan.
  2. Tenaga kerja terampil yaitu tenaga kerja yang mempunyai keahlian dan pendidikan atau pengalaman kerja seperti montir mobil, tukang kayu, dan tukang memperbaiki televisi dan radio.
  3. Tenaga kerja terdidik yaitu tenaga kerja yang mempunyai pendidikan yang tinggi dan ahli dalam bidang-bidang tertentu seperti dokter, akuntan ahli ekonomi, dan insinyur.
Tenaga kerja di Indonesia menghadapi permasalahan dalam hal produktifitasnya yang  rendah.  Di  samping  itu  masalah  yang  timbul  dari  ketenagakerjaan  adalah ketidakseimbangan  antara  penawaran  dan  permintaan  pada  suatu  tingkat  upah tertentu.  Keadaan  umum  yang  terjadi  adalah  adanya  kelebihan  jumlah  penawaran tenaga kerja tertentu. Hal ini terjadi akibat jumlah orang yang mencari pekerjaan atau yang menganggur semakin besar. Keadaan tersebut membawa konsekuensi terhadap usaha  penyediaan  lapangan  pekerjaan  bagi  angkatan  kerja  baru  (Kusumo Sudiro,1981).
Dengan  adanya  permasalahan  mengenai  ketidakseimbangan  antara  permintaan dan penawaran tenaga kerja, maka perlu upaya peningkatan mutu tenaga kerja, dan meningkatkan sumberdaya manusia yang baik akan menghasilkan tenaga kerja yang terampil  dan  mempunyai  produktifitas  yang  tinggi.  Akibatnya  tenaga  kerja  akan mudah  dalam  mencari  kerja,  atau  mampu  menciptakan  lapangan  kerja  sendiri (Ananta, 1986).
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar