Pengertian Kepribadian Muslim

Pengertian kepribadian muslim dapat dibagi menjadi dua yaitu “kepribadian” dan “muslim”. “Kepribadian” adalah konsep psikologi dan “muslim” adalah kepercayaan, paham, budaya pola tingkah laku. Konsep kepribadian muslim menurut beberapa ahli mempunyai pengertian atau batasan yang berbeda-beda sesuai dengan sudut pandang mereka masingmasing. Menurut Arifin mengatakan bahwa kepribadian samawi atau Islami yaitu suatu perilaku lahiriah dan batiniahmanusia yang berbeda dalam nilai ke Tuhanan yang positif yang  berorientasi  pada kesejahteraan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Dengan demikian seseorang dianggap memiliki kepribadian muslim tidak lain hanyalah yang melahirkan perbuatan-perbuatan, perkataan-perkataan dan amalan-amalan yang senantiasa mengerjakan perbuatan baik dan terpuji terhadap sesamanya. Dalam al-Qur'an terdapat uraiantentang kepribadian manusia dan berbagai karakteristik umum yang membedakan manusia dari makhluk-makhluk Allah yang lain. Selain itu terdapat pula uraian tentang model-model atau pola  umum kepribadian manusia yang diwarnai dengan sifat-sifat utama, yaitu pola umum yang kita temui di masyarakat.
Selain itu dalam al-Qur'an juga terdapat uraian tentang berbagai faktor yang membentuk kepribadian, baik yang lurus maupun yang tidak (Najati, 1985) sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT:
“Dan jiwa serta penyempurnaannya(ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa-jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya (QS. Asy-Syams : 7-10)”
Berdasarkan ayat diatas, dalam diri manusia terdapat kesiapan untuk melakukan kejahatan dan kebajikan, mengikuti hawa nafsu fisiknya, tenggelam dalam kenikmatan indrawinya dan berbagai kenikmatan dunianya dan kesiapan untuk membumbung tinggi ke efek keutamaan, ketaqwaan, idealita, manusiawi, amal sholeh, dan keutamaan psikis dan kebahagiaan spritual yang dibawakan oleh itu semua (Najati, 1985).
Dari penjelasan diatas dapat diambil pengertian bahwa yang dimaksud dengan kepribadian muslim adalah kepribadian yang seluruh aspek aspeknya yakni baik tingkah laku luarnya, kegiatan-kegiatan jiwanya, maupun filsafat hidup dan kepercayaannya menunjukkan pengabdian kepada Tuhan penyerahan diri kepadanya.
Kepribadian muslim dari kepribadian orang perorang (Individu) dan kepribadian dalam kelompok masyarakat (Ummah). Kepribadian individu meliputi ciri khas seseorang dalam sikap dan tingkah laku, serta kemampuan intelektual yang dimilikinya. Karena adanya unsur kepribadian yang secara individu, seorang muslim akan memiliki ciri khas masing-masing. Demikian akan ada kepribadian antara seorang muslim dengan muslim lainnya walaupun sebagai individu, masing-masing pribadi itu berbeda. Tapi dalam pembentukan kepribadian muslim sebagai ummah perbedaan itu dipadukan.
Dari beberapa pengertian diatas, maka yang dimaksud dengan kepribadian muslim adalah kepribadian yang seluruh aspekaspeknya yakni baik tingkah lakunya,kegiatan-kegiatan jiwa maupun filsafat hidup dan kepercayaannya menunjukkan pengabdian kepada Tuhan, penyerahan diri kepada-Nya (Marimba, 1989).
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar