Pengertian Inventori

Ada beberapa pengertian inventori. Kata  Inventori  mempunyai  beberapa  makna.  Menurut  kamus  besar Ilmu Pengetahuan (Save M. Dagun, 1997) kata inventori memiliki dua makna  secara  umum  dan  makna  secara  khusus. Makna  umum  dari  kata inventori berasal dari kata inventaris  yaitu sebuah daftar tertulis mengenai semua barang yang di miliki seseorang atau sebuah kantor beserta nilai dan jumlah  totalnya.  Sedangkan  makna  khusus  dari  kata  inventori  terdapat dalam istilah bidang psikologi yaitu semacam tes atau alat ukur yang terdiri dari  beberapa  pertanyaan  yang  di  susun  secara  khusus  untuk mengungkapkan  hal-hal  yang  ingin  di  ketahui  tentang  seseorang.  Dalam penelitian  ini  peneliti  membatasi  pada  inventori  dalam  bidang  psikologi yaitu  sebagai  alat  ukur  yang  terdiri  dari  beberapa  pertanyaan  untuk mengungkap hal-hal yang ingin di ketahui seseorang.
Chaplin,  J.D  (2006:260)  berpendapat  bahwa  inventori  merupakan suatu alat yang digunakan untuk menaksir dan menilai ada atau tidak adanya tingkah  laku,  minat,  sikap  tertentu  dan  seterusnya,  biasanya inventori  ini berbentuk  daftar  pernyataan  yang  harus  dijawab.  Maksudnya,  inventori adalah  alat  yang  digunakan  untuk  menaksir  dan  menilai  ada  atau  tidak adanya  tingkah  laku,  minat,  sikap tertentu  yang  dimiliki  oleh  seseorang.
Alat  ini  biasanya  berbentuk  daftar  pernyataan  yang  harus  dijawab  oleh orang yang hendak diukur. Sukardi  (2007),  pada  teknik  inventori,  posisi  subyek direpresentasikan  dengan  item  pertanyaan  atau  pernyataan  yang menggambarkan  bentuk  tingkah  laku  seseorang.  Pada  tes  inventori  ini subyek diminta untuk menunjukan apakah masing-masing pernyataan  atau pertanyaan mereflesikan tingkah laku mereka dan menjawab ya atau tidak, sangat setuju, setuju, tidak setuju dan sangat setuju. Jawaban yang mereka berikan kemudian dihitung melalui angka jawaban sesuai dengan sifat-sifat yang peneliti hendak ukur.
Berdasarkan  pengertian  inventori diatas, maka  inventori  terdapat  unsur-unsur berupa item pertanyaan yang merupakan bentuk tingkah laku seseorang, lalu subyek diminta memilih jawaban yang sesuai. Inventori  adalah  alat  ukur  yang  digunakan  untuk  mengumpulkan informasi  tentang  sikap,  minat,  motivasi,  dan  sebagainya  (Hartanti  Woro Susianti,  2006). 
Tes  merupakan  salah  satu  alat  yang  digunakan  untuk melakukan  pengukuran,  yaitu  mengumpulkan  informasi  mengenai  suatu objek,  misalnya  sikap,  tingkah  laku,  minat,  keterampilan  dan  sebagainya. Sehingga bisa dikatakan bahwa tes dan inventori sama-sama merupakan alat ukur  yang  digunakan  untuk  mengumpulkan informasi  mengenai  suatu objek. Salah satu macam pengukuran tersebut adalah inventori.
Menurut Dewa Ketut Sukardi (2003) inventori minat, skala sikap dan  inventori  kepribadian  termasuk  dalam  tes  performansi  tipikal.  Lebih lanjut  Dewa  Ketut  Sukardi  menjelaskan  bahwa  tes  ini  disusun  untuk mengungkap  apa  yang  cenderung  dilakukan  oleh  subyek  dalam  situasi tertentu. Stimulus dalam pertanyaan atau pernyataan dalam tes ini seringkali tidak mempunyai struktur yang jelas. Sehingga subyek sulit untuk menebak jawaban  yang  terbaik  yang  harus  diberikan  dan  subyek  tidak  mengetahui bagaimana jawabannya nanti akan diberi skor.
Dalam  tulisan ini  pengertian  inventori  dibatasi  pada  pengertian inventori secara khusus dalam bidang psikologi yaitu sebagai alat ukur atau instrumen yang digunakan untuk mengukur dan mengungkap ada atau tidak adanya perilaku atau sikap yang dimiliki seseorang, biasanya berupa daftar pertanyaan  atau  pernyataan  yang  harus  dijawab  responden  sesuai  dengan keadaan  dirinya.  Dalam  inventori  ini  tidak ada  jawaban  benar  atau  salah. Semua  daftar  pernyataan  dijawab  sesuai  dengan  kondisi  masing-masing responden.
Teknik  inventori  juga  digunakan  untuk  mencari  hubungan  antara variabel  yang  berkaitan  dengan  kegiatan  pendidikan  termasuk,  misal: inteligensi,  pencapaian  hasil  belajar,  sikap,  presepsi,  motivasi,  dsb.  Selain itu  tes  inventori  juga  banyak  di  gunakan  untuk  menggambarkan status/kondisi  responden  yang  ada  pada  waktu  tertentu.  Untuk  mengukur perubahan  kondisi  sebagai  akibat  berubahnya  faktor-faktor  penyebab  dan juga  untuk  memprediksi  tingkah  lakui  yang  akan  datang  atas  dasar performansi saat ini (West, 1983).
Teknik inventori banyak digunakan dalam bidang pendidikan karena mempunyai  beberapa kelebihan  jika  dibandingkan  dengan  bentuk  tes lainnya (Sukardi, 2007). Beberapa kelebihan tersebut diantaranya termasuk:
  1. Lebih ekonomis dan memperlukan biaya murah.
  2. Sederhana penampilan maupun cara penyelenggaraannya
  3. Dapat menghasilkan data yang lebih objektif.
Walaupun  demikian,  tes  inventori  juga  memiliki  kelemahan  yang sering  muncul  dan  mempengaruhi  hasil  bila  tidak  diperhatikan  oleh  para peneliti.  Kelemahan  tes  inventori  paling  utama  adalah  berkaitan  dengan validitas  instrumen,  karena  validitas  tes  inventori  pada  umumnya  sangat tergantung  pada  kemampuan  responden  dalam  membaca  tes  peraitemnya dan usaha yang berkaitan dengan mengetahui diri mereka sendiri khususnya dalam posisi penting, yaitu saat mereka:
  1. Mengisi angket secara jujur
  2. Mengetahui diri sendiri
  3. Menetapkan  jawaban  pilihan  dengan  yang  lebih  mendekati  hati  nurani sendiri.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar