Pengertian Deskripsi Pekerjaan

Berikut ini adalah beberapa pengertian deskripsi pekerjaan dari beberapa ahli yang menunjukan bahwa deskripsi pekerjaan merupakan uraian informasi mengenai pekerjaan. Deskripsi pekerjaan adalah hasil analisis pekerjaan sebagai rangkaian kegiatan atau proses menghimpun dan mengolah informasi mengenai pekerjaan (Veithzal Rivai 2009). Uraian pekerjaan suatu uraian pekerjaan menyebutkan tugas dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan.  Disebutkan apa yang dikerjakan, mengapa dikerjakan, dan dimana dikerjakannya, dan secara singkat bagaimana mengerjakannya (Robert L. Mathis John H. Jackson 2001). Definisi yang hampir sama diajukan oleh Gary Dessler (2004) bahwa Sebuah deskripsi pekerjaan adalah pernyataan tertulis tentang apa yang harus dilakukan oleh pekerja, bagaimana orang itu melakukannya, dan bagaimana kondisi kerjanya.
Dari definisi para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa deskripsi pekerjaan adalah pernyataan tertulis tentang ruang lingkup pekerjaan, yang menginformasikan tentang pekerjaan, bagaimana melakukannya, bagaimana kondisinya. Definisi yang menyebutkan bahwa deskripsi pekerjaan merupakan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab, dikemukakan oleh Raymond A. Noe (2004) bahwa  “ Job description a list of the tasks, duties, and responsibilities (TRDs) that a particular job entails.” Yang berarti deskripsi pekerjaan adalah sebuah daftar tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang diperlukan oleh pekerjaan tertentu, dan satu definisi mengatakan bahwa deskripsi pekerjaan adalah identifikasi tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dari sebuah pekerjaan yang dikemukakan oleh Stephen Robbins (2005).
Dari beberapa definisi para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa deskripsi jabatan atau pekerjaan adalah merupakan hasil analisis pekerjaan yang sistematis sebagai rangkaian kegitan atau proses menghimpun dan mengolah informasi mengenai pekerjaan, atau dapat pula dikatakan bahwa deskripsi pekerjaan adalah suatu uraian tertulis dari apa yang diperlukan oleh suatu pekerjaan.
Deskripsi pekerjaan dapat diasumsikan sebagai keseluruhan kajian ringkas informasi pekerjaan dan syarat-syarat pelaksanaanya sebagai hasil dari analisis, yang biasanya berisi tugas pokok dari uraian tersebut, yaitu tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang diperlukan oleh pekerjaan tertentu.
Dalam artikel suwandi (damandiri.or.id) job description adalah auatu upaya untuk menjelaskan peran seseorang dari luar orang itu, yaitu organisasi, sedangkan dari dalam yaitu dari setiap orang yang berada pada peran yang telah ditentukan dituntut pula adanya kemampuan dan kemauan untuk mengerti akan peran yang didudukinya. Kemampuan mengerti berarti kemampuan untuk memahami atau mengetahui job description yang telah ditetapkan oleh organisasi, sedangkan kemauan mengerti artinya secara mental seseorang mau menerima perannya itu, yaitu adanya kecocokan antara harapan pribadinya terhadap peran yang diberikan kepadanya.
Menurut Garry Dessler (1997): Informasi yang dihasilkan oleh analisis jabatan merupakan basis bagi beberapa kegiatan manajemen SDM yang saling terkait, yaitu perekrutan dan seleksi, kompensasi, penilaian kinerja, pelatihan, dan memastikan pengangkatan yang lengkap atas semua tugas.
Jadi dapat disimpulkan bahwa deskripsi jabatan merupakan bagian dari analisis jabatan, yang dimana untuk menentukan analisis jabatan dapat diuraikan dalam bentuk spesifikasi pekerjaan (job spesifikasi) dan deskripsi pekerjaan (job description). Spesifikasi dan deskripsi pekerjaan berisi tentang uraian nama pekerjaan, atau jabatan, tugas dan fungsi dasar, wewenang, tugas-tugas, penggunaan tekhnologi, ruang lingkup kegiatan, tanggung jawab, hubungan kerja dan kriteria penilaian hasil kerja.
Dalam Bambang Wahyudi (2002) penyajian hasil analisis jabatan dapat disajikan dalam bentuk- bentuk:
Deskripsi jabatan/uraian jabatan/ job description yang berisi: 
  1. Uraian tentang jabatan 
  2. Syarat kualifikasi pemangku jabatan 
  3. Pelaksanaan kegiatan (prestasi kerja) yang harus dicapai oleh pemangku jabatan (job required Performance).
Persyaratan Jabatan ( job Spesification) atau sering disebut juga sebagai: 
  1. Job Qualification 
  2. Job requirement 
  3. Minimum Hiring Requirement
Klasifikasi jabatan (job Clasification)
Desain jabatan (job design), yang dapat berbentuk: 
  1. Desain jabatan secara sederhana dan bersifat garis besar/ menyeluruh 
  2. Desain jabatan secara khusus/ spesialisasi. 
  3. Perluasan jabatan (job enlargement). 
  4. Pemerkayaan jabatan (job enrichment).
Nilai jabatan (job volume).
Dalam Simamora (2004) model karakteristik pekerjaan (job characteristics models) merupakan suatu pendekatan terhadap pemerkayaan pekerjaan (job enrichment). Program pemerkayaan pekerjaan (job enrichment) berusaha merancang pekerjaan dengan cara membantu para pemangku jabatan memuasakan kebutuhan mereka akan pertumbuhan, pengakuan, dan tanggung jawab. Pemerkayaan pekerjaan menambahkan sumber kepuasan kepada pekerjaan. Metode ini meningkatkan tanggung jawab, otonomi, dan kendali. Penambahan elemen tersebut kepada pekerjaan kadangkala disebut pemuatan kerja secara vertical (vertical job loading). Pemerkayaan pekerjaan itu sendiri merupakan salah satu dari tekhnik desain pekerjaan.
loading...
Share on :


Related post:


0 komentar:

Poskan Komentar